Pertama Kali Ikut Beauty Contest ERP

Beberapa waktu lalu, saya diberikan kesempatan untuk mengikuti proses tender yang cukup unik: beauty contest secara open presentasi.

Maksudnya apa? Kurang lebih, kita sebagai peserta lelang diadu secara buka-bukaan untuk mengobrolkan produk kita secara teknis (tidak membicarakan harga sama sekali).

Kenapa unik? Karena biasanya presentasi dilakukan secara tertutup. Tapi kali ini, semua serba buka-bukaan.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Freedom to speak

100 Inspirasi Kado Nikah untuk Sahabat

Beberapa waktu lalu teman saya menikah. Lalu karena dia sangat berarti bagi saya, saya ingin sekali memberikan hadiah yang spesial untuknya. Tapi entah kenapa, saat uang sudah terkumpul, saya justru ngeblank mau ngasih hadiah apa. Memang, otak manusia selalu disiapkan untuk tidak bisa digunakan saat dibutuhkan, tapi mendadak menjadi liar saat badan kita sudah di atas kasur dan ingin tidur.

Saya yakin, hal ini tidak terjadi pada saya seorang. Semua orang pasti pernah mengalami kebingungan saat sudah di parkiran, menuju tempat beli hadiah, atau saat diskusi grup tiba-tiba bingung ingin memberikan apa, atau saat akan selingkuh dengan calon pengantin, lalu bingung akan memberikan hadiah apa untuk perpisahan dengannya.

Tenang, tulisan ini saya rancang untuk itu.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Gag jelas

Jika Kamu Punya Waktu Senggang, Jangan Baca Puisi Ini

cute_apple_by_lovesumer-d3863om

Kata-kata tidak pernah menghianati pengucapnya. Begitupun tatapan matamu yang tidak pernah menghianati hatimu.

Melihat matamu, segala kebohongan tidak akan bisa terjadi. Hanya laki-laki bodoh yang berani membuat mata itu berkaca-kaca.

Sayangnya, mungkin saya adalah lelaki bodoh itu.

Lelaki bodohmu.

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis puisi. Sejauh yang saya ingat, tulisan terpanjang saya adalah balasan whatsapp kepada klien yang menjelaskan kenapa dia harus tetap bersabar. Tidak ada kata puitis, tidak ada tulisan sebab akibat yang kususun berdasarkan bacaan berbulan-bulan yang tak kunjung usai.

Yang ada hanyalah perasaan terburu-buru ini.

Perasaan terburu-buru untuk bertemu denganmu.

Sialnya, kamu mungkin tidak seterburu-buru itu. Atau setidaknya, itu yang kupikirkan.

Malam ini saya ingin menyapamu lagi, dan mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Meskipun pada kenyataannya, kita berdua tahu, bahwa tidak ada yang baik-baik saja.

Tidak ada apa-apa…

Hanya kekosongan.

Jadi, saya mohon, kalau kamu senggang, jangan baca puisi ini, tapi balaslah apa yang menunggu untuk dibalas.

Kalau kamu senggang, jangan baca puisi ini, tapi datanglah ke tempat terakhir kita bertemu.

Sekali lagi.

Yogyakarta, 4 Agustus 2018

Tinggalkan komentar

Filed under Full fiksi

“Dialog Ini Terus Berputar di Kepala Saya” Dan Puisi Lainnya

IMG_20160816_175538.jpg

Dialog Ini Terus Berputar di Kepala Saya

Oleh: Agfian Muntaha

Versi 1

“Mas, bagaimana kabarmu?”

Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Full fiksi

Apa Yang Saya Pikirkan Ketika Lari Pagi di Sekitar Pancoran Beberapa Hari yang Lalu

img_20160521_110744

Sudah hampir satu bulan saya berada di Jakarta, dan selama itu pula, otak saya terus berpikir. Bagi laki-laki seperti saya, kadang pikiran yang kosong adalah kebutuhan primer yang sama pentingnya dengan makan mie rebus di waktu hujan turun.

Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Sehari-hari