Tag Archives: Sekolah

Masa-masa Rohis

masa-masa rohis

Malam ini di timeline twitter saya cukup ramai soal salah satu stasiun televisi yang dalam liputannya menganggap bahwa Rohis SMA itu sarang teroris. Hmm, menarik. Saya tidak tahu mereka mendapatkan fakta dari mana. Dan saya tidak mau tahu. Tapi bagi saya, cerita tentang rohis sama sekali tidak menyentuh teroris. Karena itu, ijinkanlah saya untuk menceritakan masa-masa rohis saya. Yang tentunya jauh dari belajar menggunakan senapan atau merakit bom. Jauh. Baca lebih lanjut

8 Komentar

Filed under Freedom to speak, Sehari-hari

Hari Tanpa Tanda Jasa

Hari ini adalah hari guru…

Itulah yang orang-orang bilang. Aku sendiri tidak tahu, apakah ini berlaku di seluruh dunia, atau hanya di Indonesia. Yang kutahu adalah, hari ini hari guru.

Hari ini adalah hari guru…

Sekali lagi, aku tidak tahu, guru seperti apa yang dimaksud di sini. Apakah guru yang harus mendampingi kita secara formal di dalam sekolah. Atau mungkin juga, guru yang ada untuk kita, bahkan tanpa kita sadari dan minta. Dari yang kulihat seharian ini, sepertinya guru yang menemani dunia studi kita lah yang lebih banyak dimaksud. Padahal, mungkin saja mereka mengajari kita karena satu hal : mencari penghidupan, nafkah yang layak untuk keluarga.

Hari ini adalah hari guru. Hari di mana banyak orang tiba-tiba merasa menjadi murid kembali. Menengok masa lalu mereka bersama guru masa lampau. Dan lupa akan guru yang ada di depan mata. Guru yang masih mendampingi hingga saat ini.

Hari guru, sebuah hari milik kita bersama…

Baca lebih lanjut

5 Komentar

Filed under Freedom to speak, pendidikan

UN dan Si Polemik

Huft, akhirnya saya berani juga untuk menuliskan hal yang sudah saya pendam sejak kemarin. Setelah menonton semifinal Liga Champion antara Barcelona dan Internazionale Milan yang akhirnya dimenangi oleh Internazionale ( yang lumayan membuat saya senang, yeah!) dan juga sekalian melaksanakan ibadah sholat Subuh ( semoga aja gag ada ria’ dari ini ), akhirnya saya memutuskan untuk menuliskan sebuah karangan bebas atau apalah namanya ini. Sejujurnya, saya tidak begitu tau tentang kadar kepentingan isu yang saya angkat ini. Tapi saya merasa akan cukup fun juga jika mencoba membiarkan dunia tahu tentang pandangan saya. ( padahal yang baca palingan kurang dari seper satu milyar dari seluruh manusia yang ada di bumi )
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Freedom to speak, pendidikan