Kultur Startup di Yogyakarta

img_20160521_104854

Startup di Yogyakarta sedang gila-gilanya. Yakin kamu nggak mau ikutan?

Sepak terjang saya di dunia startup memang tidak ada. Saya tidak pernah mencoba bikin startup, dan sampai sekarang belum ada action untuk membangun startup. Tapi bukan berarti saya tidak mengikuti perkembangan startup yang ada di Yogyakarta saat ini.

Kurang lebih, mungkin sekitar 5 tahun terakhir saya habiskan untuk menikmati perkembangan startup di Yogyakarta yang memang luar biasa menarik untuk diikuti. Ada banyak sekali startup yang berdiri, tumbang, sukses, dimakan zaman, dihianati oleh owner sendirinya, dijual dengan valuasi yang membanggakan, atau masih berjuang hingga sekarang. Semuanya tersedia komplit di Yogyakarta.

Selain startup yang memang murni lahir, dan berkembang di Yogyakarta, ada juga startup yang awalnya besar di kota lain, lalu memutuskan untuk membuka kantor representatif di Yogyakarta. Hal itu menyebabkan pandangan saya yang mengatakan bahwa Yogyakarta adalah pesaing berat Bandung dan Jakarta untuk budaya startup cukup terbukti. Yap, menurut saya, Yogya adalah kota ketiga di Indonesia yang budaya digitalnya sedang tinggi-tingginya.

Menurut saya, ada beberapa kelebihan yang dimiliki Yogyakarta, sehingga memiliki budaya startup yang cukup tinggi:

1. Yogyakarta memiliki populasi pemuda yang banyak

Yap, predikat Jogja sebagai kota pelajar masih tidak hilang. Dengan banyaknya universitas di kota ini, tentu saja golongan orang muda yang belajar di kota ini juga sangat besar. Akibatnya, sekarang kita bisa melihat bagaimana mudahnya kita menemukan orang muda di Yogyakarta yang bisa diajak bekerja sama untuk membangun usaha bersama. Dan di situlah startup bermula, bukan?

2. Banyaknya fasilitas di Yogyakarta yang memudahkan dalam membangun bisnis

Sebenarnya rumusnya sederhana, di mana ada komunitas, di situ akan ada fasilitas yang tiba-tiba muncul. Hal tersebut berlaku juga di Yogyakarta. Ada banyak sekali fasilitas yang tersedia dan menunggu untuk digunakan.

Beberapa fasilitas yang ada di Yogyakarta yang menurut saya sangat menunjang keinginan membangun startup adalah: coworking space yang beragam.

Ya, ada banyak co-working space yang tersedia di Yogyakarta. Selain perpustakaan yang semakin besar dari waktu ke waktu, ada juga tempat bekerja yang memang sengaja dibuat untuk startup: Jogja Digital Valley dan Maliome. Cari aja sendiri di google, lalu pastikan anda tidak geleng-geleng kepala.

Selain fasilitas co-working space, model warnet di Jogja (dimotori oleh Merapi Group) juga sangat memanjakan startup. Kenapa? Datang saja di warnet sendiri deh, hehe.

3. BIaya Hidup yang Murah : Gaji Murah : Biaya Startup Murah

Yap, di Jogja biaya hidup sangat murah. Sebuah kelebihan utama yang membuat Yogya berpotensi bisa menyalip Bandung. Bukti murahnya biaya hidup di Yogya adalah UMR dan UMK yang sangat kecil di Yogya, tapi demonya tetap lebih banyak di daerah lain, hehe.

Percaya atau tidak, di Yogya, penghasilan 2-3 juta sudah bisa merem untuk mengurusi kehidupan.

Makanya, tidak heran salestock mau berinvestasi mencari 1000 Customer Service di Jogja. Mending nyewa kantor tapi gaji 1000 orangnya murah, daripada harus gaji 1000 orang pake rate Balikpapan, iya nggak? Hehe.

Yap, tadi adalah beberapa kelebihan yang membuat Jogja ini menjadi tempat favorit untuk membangun startup. Tapi tetap saja, tanpa usaha yang kuat dan tepat, startup tidak akan jalan, meskipun sudah banyak mendapat keuntungan di atas.

Jadi, kapan mau bikin startup, bro?

Iklan

4 Komentar

Filed under startup

4 responses to “Kultur Startup di Yogyakarta

  1. Ingin ke jokja aja aku maaah~

  2. Sini, tak jamu sepiring gudeg dan segelas kopi joss. Kamu pasti suka. :p

  3. Terus pulangnya dikasih bakpia kencana, aku pasti makin suka. Makasiiih kak Iaaan~ hahaha

  4. jogja makin asik ya mz. Jadi kangen basketan di gelanggang

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s