Review Google Cardboard untuk Pengalaman Virtual Reality

blog post vr

Teman-teman pasti sudah pernah dengar virtual reality dong? Teknologi kekininan yang digadang-gadang akan membuat kisah fiktif the matrix semakin mendekati kenyataan. Membicarakan tentang virtual reality, pasti tidak bisa lepas dari cardboard. Kali ini, saya ingin mereview sedikit hasil pengalaman saya menggunakan cardboard dari google yang terkenal itu. Tapi sebelumnya, buat teman-teman yang baru pertama kali mendengar virtual reality dan google cardboard, izinkan saya mendongeng terlebih dahulu.

Apa itu virtual reality?

Ya, sebelum jauh-jauh berbicara tentang review google cardboard yang saya gunakan, izinkan saya bercerita tentang apa itu virtual reality.

Virtual reality adalah sebuah teknologi terbaru yang memungkinkan kita untuk seolah-olah ada di dalam game/film yang dimainkan. Dengan mengenakan semacam kacamata khusus untuk melihat gambar, seluruh pandangan kita akan masuk ke dalam film/game, sehingga perasaan nyata itu semakin terasa. Selain itu, teknologi suara yang semakin canggih, membuat sensasi nyata itu semakin terasa.

Salah satu contoh virtual reality yang terkenal adalah virtual reality yang memberikan sensasi kepada usernya untuk merasakan rasanya naik roller coaster tertinggi di dunia. Konon, saking ngerinya pengalaman itu, untuk user yang mudah ‘mabuk darat’ bisa jadi akan muntah setelah mencobanya. Menarik bukan?

Selain menguasai indera mata dan telinga, sekarang ada juga alat-alat virtual reality yang membuat sensasi nyata semakin terasa. Salah satunya adalah sensor tangan yang membuat kegiatan main game semakin asyik, karena kita seakan-akan benar-benar menyentuh barang yang ada di dalam dunia digital tersebut. Saya belum pernah nyoba sih untuk yang itu, hehe.

Terus, bagaimana kalau pengen merasakan sensasi virtual reality? Mahal nggak?

Salah satu player untuk virtual reality yang terkenal adalah oculus rift (kalau nggak salah gitu sih tulisannya), tapi ada juga cardboard lain yang bisa kita dapatkan di pasaran. Jadi, untuk menjawab bagaimana caranya mainan virtual reality, saya akan masuk pada pembahasan kedua, yaitu…

Apa Itu Cardboard?

Yap, menjawab apa itu cardboard akan sekaligus menjawab pertanyaan di atas.

Cardboard adalah alat atau reader yang digunakan untuk mengakses virtual reality. Ya, cuma reader. Lalu alat utamanya apa? Saat ini ya smartphone kita itu. Iya, cuma pakai smartphone, nggak aneh-aneh. Tapi memang smartphone kita harus dipastikan memiliki fitur untuk mengakses virtual reality secara full.

google cardboard

dari berbentuk seperti ini

google cardboard

menjadi seperti ini

Untuk dapat menyajikan pengalaman VR yang maksimal, smartphone kita harus memiliki Gyroscope dan Magnetic Field Sensor. Bagaimana untuk tahu apakah smartphone kita memiliki fitur-fitur itu? Yang pertama tentu saja kawan-kawan cukup googling, hehe. Tapi kalau mau benar-benar memastikan, silahkan install app Eze VR, ringan kok, tidak berat. Fungsinya hanya untuk mengecek, apakah smartphone kawan memiliki fitur itu atau tidak. Simpel kan?

Nah, kalau sudah punya smartphone dan cardboard, barulah teman-teman bisa mulai merasakan sensasi VR. Bagaimana caranya?

Teman-teman cukup memutar atau memainkan game dan film yang bertipe VR (bisa dari apps, bisa dari youtube, macem-macem), lalu memasukkan smartphone kawan ke cardboard itu, (jangan lupa pasang head set di handphone biar lebih greng!) terus kawan cukup melongok ke dalam cardboard, dan… tara, saatnya untuk terkejut.

Oke, sekarang masuk ke bab inti dari tulisan ini (yang namanya inti pasti yang paling singkat, hehe)

Review Cardboard Universal VR Kit dipadukan dengan Xiaomi Mi4i

Jadi, pada kesempatan kali ini, cardboard yang saya gunakan adalah cardboard universal VR kit yang sangat mudah didapatkan di pasaran. Cardboard ini terbuat dari kardus biasa. Iya, cuma kardus. Lalu ada dua lensa cembung di dalamnya. Selain itu untuk memudahkan operasi smartphone saat berada di dalam cardboard, kita juga butuh magnet.

Pada prinsipnya cardboard ini bisa dibuat sendiri menggunakan template yang sudah disediakan oleh google (silahkan cari caranya di halaman official google cardboard). Tinggal download lalu print. Tapi jika teman malas (seperti saya), bisa langsung beli di toko-toko yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan harga yang paling murah saya tahu adalah 45.000-an. Murah kan?

Lalu smartphone yang saya gunakan adalah Xiaomi Mi4i yang merupakan generasi penerus dari Mi4 tapi dengan spek dan harga yang lebih murah, hehe.

Lalu bagaimana hasilnya?

Suara: Untuk suara tentu saja cukup bagus, karena cardboard tidak ikut campur dalam urusan ini. Dan suara dari Mi4i bisa dibilang sudah sangat mumpuni, sehingga sound 3d bisa dirasakan dengan cukup baik di sini.

Gambar: Saya tidak tahu kenapa, tapi menurut saya posisi Mi4i di Cardboard universal VR kit tidak terlalu senada. Mungkin karena memang pada dasarnya cardboard ini diperuntukkan untuk smartphone secara umum, sehingga tidak bisa 100% pas. Saya merasa ada bagian mata saya yang masih bisa melewatkan layar, which is not good. Karena pengalaman saya untuk masuk ke seluruh dunia digital menjadi terpotong.

Experience: Magnet yang tidak berfungsi dengan baik membuat saya kesulitan mengontrol smartphone saat melihat di cardboard. Selain itu, ketidak adaan dari strap atau tali untuk menyangga cardboard membuat saya harus melihat VR sambil memegangi cardboard, dan itu sangat mengganggu.

Kesimpulan: Cardboard universal VR kit sangat cocok menjadi entry point untuk merasakan apa itu VR secara singkat. Selain karena harganya murah, juga karena mudah didapat. Tapi saat kita ingin meningkatkan pengalaman kita pada tingkat yang selanjutnya, saya rasa kita harus mempertimbangkan untuk menggunakan cardboard yang lain.

Oh iya, untuk pengalaman saya menggunakan cardboard ini, teman-teman bisa melihatnya di VLOG saya.

Yap, itulah tadi sedikit review saya tentang cardboard universal VR kit. Buat teman-teman yang sudah jago soal beginian, bolehlah memberi saran ke saya, hehe. Terima kasih.

8 Komentar

Filed under Digital Strategist

8 responses to “Review Google Cardboard untuk Pengalaman Virtual Reality

  1. Wah, aku pernah sih liat bentuk aslinya. Cuma karna dulu belum tertarik jadi gak beli atau pun nyoba. Ternyata kayaknya seru juga buat di cobain hehehe

  2. Nyobain punya saya aja mbak, haha

  3. hahahahaha, oper sini mas 😂😂

  4. Iaaaan kamu kemanaaa. Kok lama gak keliatan
    #OOT

  5. Aku kira VR ini mirip-mirip Augmented Reality (yang juga kekinian) Ternyata beda. Hihihi….

  6. Haha, iya aqiiiiied, jarang bisa dateng acara KBJ kih ako. Sediiiih😦

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s