Pilih Mana, AADC 2 Atau Captain America: Civil War

aadc vs civil warSaat ini, penikmat film di Indonesia sedang terbelah 2: AADC atau Civil War. Sesimpel itu. Tapi nyatanya sama sekali tidak simpel. Lalu mana yang sebaiknya dipilih AADC atau Civil War?

Dunia memang terasa kejam untuk dompet, tatkala kita akhirnya mengetahui bahwa AADC akan diputar bebarengan dengan franchise paling populer abad ini: Marvel. Janji trailer dari Marvel yang menempatkan superhero populer macam: Captain America, Iron Man, Ant Man, Black Panther, dan yang paling mengguncang dunia: Spiderman, tentu saja menjadi sebuah film yang ditunggu masyarakat sejak lama. AADC 2 yang merupakan kelanjutan dari AADC, yang konon katanya merupakan tonggak kembalinya dunia perfilman Indonesia yang sempat mati, juga bukan sembarang film yang bisa dikesampingkan begitu saja dari memori penuh nostalgia kita.

Sekali lagi, lantas mana yang harus dipilih?

Baiklah, mari kita bahas satu per satu. Saya tidak bisa menjamin postingan ini akan bebas spoiler. Jadi, untuk anda yang membenci spoiler seperti saya, silahkan untuk berhenti membaca postingan ini sekarang juga.🙂

Captain America: Civil War, ketika pertempuran menggunakan kekuatan super dibawa ke level yang lebih tinggi.

Mari sedikit mengenang masa lalu. Beberapa waktu yang lalu (mungkin setahun yang lalu), saat Marvel dan DC kebetulan mengumumkan bahwa Batman V Superman: Dawn Of Justice akan diputar hampir bersamaan dengan Captain America: Civil War, banyak yang menganggap Marvel sudah sinting.

Kenapa? Karena pemikiran bahwa Captain America akan bertarung head to head dengan Batman dan Superman adalah sesuatu yang gila. Nobody ever take Cap seriously. Dan sekarang, Marvel mengadu super hero level medioker itu dengan Batman dan Superman, dua super hero paling ikonik sepanjang masa. Gila bukan?

Kenyataannya publik terkecoh. Meskipun judul filmnya adalah Captain America, ternyata ada banyak sekali super hero lain yang muncul di filmnya. Tidak hanya muncul, mereka benar-benar berperang dengan dahsyat! Bahkan, trailer terakhir dari Captain America yang memunculkan jaring Spiderman menjadikan dunia berguncang saat itu. Semua orang membicarakan Spiderman yang akhirnya masuk di dalam dunia Marvel. Kejutan terbesar di tahun 2016 (setidak sampai saat ini). And we enjoyed that!

Saya tidak akan membahas betapa buruknya Batman V Superman, karena saya yakin teman-teman semua sudah pada tahu. Kenyataannya, harus saya akui, Captain America jauh di atas Batman dan Superman. Mungkin, DC sudah tidak berada di level yang sama lagi dengan Marvel. Mereka sudah tertinggal terlalu jauh dari Marvel. Satu-satunya alasan DC masih diperhitungkan adalah: karena Marvel (entah mengapa) masih menganggap DC sebagai saingan terberat. Which actually is not.

Captain America: Civil War adalah salah satu film paling keren yang pernah saya tonton. Dan seandainya antrian tiket di kota saya tidak sepenuh sekarang, sudah pasti saya akan rela menontonnya dua atau tiga kali lagi.

Lalu, bagaimana dengan Ada Apa Dengan Cinta 2?

AADC 2, Reality Show Paling Real di Indonesia

Membicarakan Ada Apa Dengan Cinta, adalah membicarakan karya sastra maha dahsyat yang mampu menyihir semua penontonnya dalam waktu yang tak terbatas. AADC adalah film yang patut dibanggakan oleh Indonesia. Sastra sebagai pondasi utamanya, membuat kualitas film ini tidak perlu dipertanyakan. Kualitas akting yang ada di film ini pun berada di level atas yang tidak main-main. Nyatanya, AADC adalah alasan film-film Indonesia berkualitas dapat kita saksikan hingga kini.

Saya rasa tidak perlu untuk menceritakan detik-detik kemunculan film ini kembali. Kita semua pasti mengikutinya, bukan?

Trailernya pun tidak kalah dengan Captain America. Tidak perlu perkenalan karakter legendaris, adegan penuh bom bernilai jutaan dollar, ataupun sequel berkepanjangan bak Sinetron Cinta Fitri, yang diperlukan oleh film ini hanyalah akting luar biasa dari Dian Sastro dan satu kata, iya satu kata saja: JAHAT.

Come on, saya tahu kamu pasti membacanya sambil bayangin Cinta yang ngomong itu bukan?

Bagaimana dengan filmnya?

Film AADC tidak selama Cap, tapi saya cukup puas menontonnya. Akting Geng Cinta yang sangat hidup dan natural adalah nilai yang luar biasa di film ini. Chemistry yang terbangun antara keempat emak-emak ini terasa sangat nyata. Chemistry yang bukan sekedar akting, tapi benar-benar nyata. Adegan yang tak ternilai. Adegan yang dihasilkan dari persahabatan belasan tahun.

Saya rasa, seandainya durasi film ini dihabiskan tanpa alur, tanpa skrip, hanya 4 emak ini dikumpulin bareng duduk dalam satu meja pun, saya tidak akan bosan. Mereka seger-seger, hehe.

Selain itu, puisi dari Aan Mansur pun menjadi sebuah kekuatan tersendiri dalam film ini. Saya tidak memahami proses kreatif yang ada pada Aan, tapi entah kenapa, puisinya pas sekali dibacakan oleh Nicho. Entah Nichonya yang jago, atau Aannya yang jago, atau mereka berdua memang ditakdirkan bersama. #MalahLGBT

Tapi ada satu hal yang menurut saya paling luar biasa di film ini. Sesuatu yang membuat saya tidak henti-hentinya ternganga kagum selama film diputar. Apa itu?

Ekting Dian Sastro. Iya, aktingnya Dian Sastro! Ekspresi Dian di setiap adegan terasa nyata sekali bagi saya. Saat adegan Cinta tersenyum tapi menyembunyikan sesuatu yang sesak di dada, ekspresinya Dian pas banget. Saat Cinta marah-marah setengah mati tapi masih nafsu sama Rangga, ekspresi Dian pas banget. Saat Cinta senyum-senyum digodain Rangga ketika hubungan mereka membaik, ekspresi Dian pas banget. Kalau nggak percaya, tonton sendiri aja deh.

Itulah alasan saya mengatakan bahwa AADC 2 adalah Reality Show paling real di Indonesia. Menonton AADC bagaikan menonton artis-artis sedang jalan-jalan dan ngobrol. Sama sekali tidak terlihat aura akting di dalamnya. Saya suka. Suka banget.

Adegan AADC pun kebetulan banget bertepatan dengan hari saya marahan sama pacar. Dan melihat adegan cipokan Rangga dan Cinta yang sampai dua kali, saya jadi kangen pacar. Yah, meskipun saya sama pacar nggak pernah cipokan. Haram.

Lalu, pertanyaannya, mana yang harus dipilih, AADC 2 atau Captain America: Civil War?

Jawaban saya solid: saya akan memilih nonton Civil War 2 kali dan AADC 2, 1 kali. Yang jelas, jangan sampai tidak nonton. Itu saja sih.

Duitnya dapet dari mana? Itulah gunanya mencari pacar kaya di masa muda ini.

PS: Saya tahu kata ganti ‘saya’ yang saya gunakan telah membuat teman-teman bingung, “ini yang nulis, Rangga atau Agfian sih?” Tapi percayalah, saya bukan Rangga.

Terima kasih.

 

5 Komentar

Filed under Tips dan Trik

5 responses to “Pilih Mana, AADC 2 Atau Captain America: Civil War

  1. Oke, kayaknya saya gak nonton keduanya, atau nonton kalau ada yang traktir. kekeke
    btw, ini qoute saya suka banget.. wakakaka😀 —-> “Itulah gunanya mencari pacar kaya di masa muda ini.”

  2. Trus jadi baikan gak sama pacarnya?

  3. rahmanuh

    Aku suka dua-duanya kak, tapi ya gitu deh. Di kedua film itu, aku ketiduran seperti biasa :)))

  4. pasti nontonnya jomblo mode, haha😀

  5. rahmanuh

    Nontonnya bareng bareng kak :p

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s