Khotbah Jum’at 22-4-16 : Umroh di Bulan Ramadhan dan Mindset Doa Untuk Ummat

Jum'at Berkah

Jum’at Berkah

Jum’at, 22 April 2016

Hari Jum’at ini, saya berkesempatan Sholat Jum’at di SPBU Ambarketawang. SPBU yang cukup besar di jalan Wates ini, ternyata memiliki musholla yang cukup besar sehingga bisa mengadakan Jum’atan. Berikut adalah petikan yang saya dapat dari Khotbah di Masjid ini.

Kita sudah mendekati Bulan Ramadhan, sehingga akan banyak sekali kemanfaatan ibadah yang seharusnya kita incar di bulan ini. Termasuk salah satunya adalah Umroh di Bulan Ramadhan. Khotib menghimbau kepada para jama’ah untuk berani bermimpi agar bisa melaksanakan ibadah Umroh di Bulan Ramadhan ini.

Salah satu petuah dari Khotib yang cukup memotivasi saya adalah: Allah tidak memanggil orang yang mampu, tapi memampukan orang yang terpanggil. Iya, sekali lagi, Allah tidak memanggil orang yang mampu, tapi memampukan orang yang terpanggil.

Pertanyaan yang kemudian saya ajukan setelah mendengar itu adalah:

Sudahkah saya merasa terpanggil?

Sudahkah saya mencoba memampukan diri saya untuk dapat melaksanakan ibadah Umroh?

Apakah yang saya lakukan setiap hari salah satunya ada yang dalam rangka untuk dapat berangkat ke tanah suci?

Saya rasa saya tahu jawabannya. Dan itu tidak bagus.

Lebih lanjut, Khotib juga menyampaikan bahwa seringkali orang yang berangkat ke tanah suci tidak mempersiapkan doanya dengan baik. Beliau berpesan, bahwa tidak ada salahnya Manusia memikirkan mindset berdoa yang sesuai dengan kebutuhan islam saat ini.

Khotib mencontohkan, bahwa umat muslim saat ini lebih sering berdoa dalam rangka untuk dirinya sendiri, dan tidak mendoakan umat secara keseluruhan. Hal itu menurutnya tidak salah, tapi akan lebih baik jika doa dipanjatkan untuk kepentingan umat.

Contohnya, daripada berdoa agar anaknya yang baru saja lulus kuliah bisa diterima bekerja, lebih baik mendoakan agar anaknya dapat memberi pekerjaan yang halal untuk orang-orang di sekitarnya.

Contohnya lagi, daripada berdoa agar anaknya mendapatkan pelajaran yang berharga di sekolah, lebih baik mendoakan agar anaknya dapat belajar dan mengajarkan ilmunya di sekolah.

Contoh yang terakhir, daripada berdoa agar segera menikah, lebih baik mendoakan agar mantan-mantan kita yang nikah duluan.

Iya, yang terakhir itu karangan saya sendiri.

Itulah tadi sedikit catatan saya tentang Khutbah Jum’at hari ini. Semoga dapat bermanfaat. Sampai bertemu di Sholat Jum’at selanjutnya.

1 Komentar

Filed under Sehari-hari

One response to “Khotbah Jum’at 22-4-16 : Umroh di Bulan Ramadhan dan Mindset Doa Untuk Ummat

  1. Ping-balik: Jummah Speech 22-4-16 | Agfian

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s