Sering Disakiti Cewek, Kenapa Saya Ogah Jadi Cowok Bajingan?

BLOG POST GENTLEMEN

Pertanyaan ini sering muncul dari teman-teman saya, kenapa saya ogah jadi cowok bajingan?

Padahal, kalau mau dirunut, sebenarnya syarat menjadi cowok bajingan yang mempermainkan cewek adalah hal yang mudah. Saya pernah bikin hitung-hitungan dengan teman saya (yang mantan cowok bajingan), jika menjadi cowok bajingan yang pura-pura berkantong tebal, berapa uang yang harus saya siapkan? Percaya, atau tidak, cukup dengan modal di bawah 2 juta, kita bisa pura-pura terlihat parlente dan menggaet cewek matre, setidaknya untuk beberapa hari.

Bagaimana teknik penghitungannya? Baiklah, karena saya sedang agak gila, saya akan sharing tekniknya. Pertama, adalah menyewa mobil. Ya, menyewa mobil merupakan langkah krusial dalam menipu cewek. Dengan menyewa mobil, kita akan terlihat kaya dan mampu. Tentu saja, yang harus kita pastikan adalah supaya jangan sampai ketahuan kalau mobil yang kita bawa untuk mengajak si cewek jalan-jalan adalah mobil sewaan.

Sampai sini, untuk sewa mobil 2-3 hari kita mungkin membutuhkan 600 ribuan. Harga Jogja.

Setelah itu, anggaran untuk sewa villa di Kaliurang. Dengan suasana yang dingin dan serba mendukung di daratan kaliurang, saya rasa adalah masalah waktu untuk bisa mendapatkan apa yang kita inginkan dari para cewek. Anggaran untuk sewa villa di Kaliurang bisa jadi tidak sampai 500 ribu untuk semalam.

Setelah itu, yang kita butuhkan adalah beberapa ratus ribu untuk mentraktir si cewek makan di tempat yang mewah.

Mudah bukan? Dengan modal segitu, kita bisa terlihat seperti anak pengusaha kaya atau anggota DPR yang memiliki uang saku milyaran setiap bulannya.

Soal muka, otak, dan kepribadian? Sejak kapan itu menjadi hal yang penting untuk hubungan yang penuh kepalsuan?

Untuk mengeksekusi hal tersebut sebenarnya tidak masalah. Bisa diusahakan. Dan kesannya lebih ‘jantan’ dibanding jika kita pergi ke panti pijat plus-plus yang tersebar luas di Yogyakarta nan adiluhung ini.

Tapi, pertanyaannya kembali lagi, kenapa saya tidak mau menjadi cowok bajingan seperti itu?

Jawaban dari pertanyaan itu sebenarnya bisa saja saya palsukan dengan kata-kata bijak bak dewa. Saya bisa saja mengatakan ini semua demi kepentingan agama luhur yang saya anut, atau demi etika hidup sebagai manusia. Tapi tidak. Karena sejujurnya, jawaban saya adalah jawaban yang paling egois di dunia ini.

Untuk menjelaskan jawaban saya, mari kita sebentar menengok visi perusahaan tempat saya bekerja sekarang.

Bos saya, ketika membangun perusahaannya, memiliki visi yang sederhana. Visi itu adalah bahwa mereka (para bos saya) ingin menciptakan lingkungan kerja yang baik untuk anak-anaknya kelak. Secara praktis, untuk mencapai visi itu, minimal mereka harus menjalin kerja sama yang baik dengan orang lain. Sehingga besok ketika anaknya sudah tumbuh dewasa, anak mereka akan mudah dalam menjalani kehidupan, karena orang tuanya sudah memiliki nama baik.

Apa hubungannya urusan cinta dan selangkangan saya dengan visi perusahaan saya? Well, bisa dikatakan, saya sedikit banyak mengadopsi cara berpikir yang dibangun oleh bos saya tersebut.

Ya, saya tidak ingin, tingkah polah ‘adik’ saya di masa saya muda ini, kelak membuat anak-anak saya susah.

Di masa saya muda dan GAGAH seperti sekarang, -iya, saya GAGAH- bisa mempermainkan banyak wanita memang terdengar keren saat diceritakan ke orang-orang sekitar. Memiliki daftar mantan yang lebih banyak dibanding daftar presiden Amerika Serikat adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Tapi yang saya tahu, there is no good coming from that shit.

Yang paling saya takutkan ketika melukai hati wanita adalah: suatu saat kesialan itu akan kembali ke orang-orang terdekat saya. Bisa saja saudara perempuan saya, saudara perempuan istri saya kelak, atau yang paling saya takuti: kepada anak saya.

Jika memiliki anak wanita, dalam imajinasi saya, sudah pasti saya tidak ingin anak perempuan saya kelak dipermainkan oleh laki-laki yang berpikir menggunakan burungnya. Saya adalah laki-laki, dan saya tahu apa yang ada di pikiran lelaki ketika dia mengatakan ‘tergila-gila’ pada perempuan. Dan percayalah, itu bukan sebuah puisi indah nan romantis yang selama ini kami ucapkan. Bayangkan saja sesuatu yang lebih jorok dibanding perdebatan LGBT yang tidak pernah selesai itu.

Saya ingin melindungi semua wanita mulia yang saya kenal. Dan karena saya tahu saya lemah, dan akan bertambah lemah seiring berjalannya waktu, satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah dengan tidak memberi alasan kepada Tuhan untuk memberikan jalan yang buruk bagi mereka.

Film Nicolas Cage pada tahun 2013 kalau tidak salah, yang berjudul RAGE menjadi sebuah inspirasi bagi saya, bahwa kita tidak akan bisa lari dari dosa masa lalu. Kita mungkin berpikir bahwa kesalahan yang kita lakukan di masa sekarang akan bisa kita lupakan. Tapi kita salah. Kesalahan itu akan selalu ada. Apalagi yang berkaitan dengan orang lain.

Kita mungkin berpikir mempermainkan wanita tidak akan membuat kita merana di kemudian hari, karena kita adalah laki-laki dan akan selalu menjadi laki-laki. Tapi kita salah. Kita selalu salah.

Jadi, selama saya memiliki kendali penuh atas otak, saya akan berusaha semampu saya untuk tidak menjadi cowok bajingan. Saya sering ngobrol dengan cowok-cowok jagoan yang punya banyak mantan, tapi tidak ada satupun yang tertawa bahagia saat mengenang mantannya. Tidak ada.

 

19 Komentar

Filed under Freedom to speak

19 responses to “Sering Disakiti Cewek, Kenapa Saya Ogah Jadi Cowok Bajingan?

  1. Bang, saya cewe nih.. Saya mau tanya yah… Kan si abang punya banyak temen cowok ‘bad boy’ yang suka mainin cewek. Kira2 dari semua cowok bajingan yg pernah abang temuin, ada gak kira2 yg tampngnya aja bajingan tapi sebenarnya hatinya baek. Jadi cowok bajingan tapi gak brengsek gitu deh..

  2. Waduh, bilang aja nyarinya cowok ganteng dan hatinya baek mbak, hehe.

    Pasti ada lah mbaak, tapi kebanyakan sudah taken. Hehe.

  3. Waduh, si abang mematahkan harapan saya… Huhuhu..
    Wakakaka
    Terus yang tersisa tinggal cowo yg begimana bang?

  4. cowok2 bajingan itu dari luar aja keliatan cool dan petantang petenteng, padahal hatinya rapuh dan gak bahagia karena dihantui rasa bersalah ke cewe-cewe yang pernah dibuat mainan. Mamam noh!

  5. cowok yang menerima kamu apa adanya mbak :p

  6. Hahaha, setuju banget mbak Dita! Btw, semangat amat nyukurinnya, jadi curiga nih saya,😀

  7. hahaha duhhh ini keliatan banget ya kalo dendam?! anuuuu…enggak kok enggaaakkk *benerin kerudung*

  8. Aaaaawwwwww~ *.* :v :p
    wkkkk

  9. Modal nya dua juta doang? Hih lebih banyak dong! #lah

    Kamu ndak cocok jadi cowok bajingan Ian, jangan coba2 hahaha

  10. Kimmy

    Bang, ane cwek tapi punya banyak mantan. nggak matre juga sih bang, nggak bajingan juga, cuma gampang bosen, rasa cinta yg dulu meluap2 gampang memudar. gimana ya bang supaya nggak bosen pacaran? thanks

  11. cocoknya jadi cowok apa fasya? Hahaha

  12. Emm, gue tau cowok yang bakal cocok sama lu, mau nggak kimmy?

  13. Kalo cowo lagi ngga punya mantan jadi baik yak? hahah😀

  14. haha, enggak juga sih bro. itu berarti cowoknya cupu, wkwkwkwk :p

  15. Kimmy

    Siapa bang? kamu bang?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

  16. Demi apa aku baru kali ini nyasar kemari. Wkwkwkwkw.
    Berarti gak punya mantan tuh bahagia ya, bro?

  17. kamu kurang gaul berarti qied, :p

    hahahaha, nggak tahu juga. Aku kan nggak tahu rasanya nggak punya mantan :p

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s