Harapan Saya Dengan Dibukanya Blitz Megaplex di Jogja

blog post blitz megaplex

Akhirnya, tempat menonton bioskop baru itu muncul juga. Blitz Megaplex yang ada di bilangan jalan Babarsari, di Mall Sahid Jogja Walk (mungkin, saya belum pernah ke sana soalnya) sudah resmi berdiri dan bisa ditonton. Bahkan, ada grand opening yang sangat diskriminatif untuk kaum saya (jomlo): beli satu gratis satu! Tentu saja, sebagai manusia yang rajin nonton film bajakan di laptop bareng temen, saya memiliki harapan-harapan yang mungkin perlu anda dengar. Apa saja?

Ya, meskipun saya masih susah buat makan dan bayar kos, dan bahagia banget kalau dapet takjil gratisan di masjid, tapi saya tetaplah sosialita yang sering nonton film di bioskop. Bukannya sok-sokan gimana sih, tapi saya rasa, menonton film di bioskop adalah salah satu bentuk apresiasi yang bisa kita berikan untuk para pekerja seni. Penghormatan besar saya untuk Lukman Sardi dan Will Smith. Makanya, setiap ada uang berlebih, saya akan selalu menyempatkan nonton di bioskop.

Nah, dan baru-baru ini, saya baru tau kalau sudah dibuka sebuah studio film baru di Yogya yang dapat kita nikmati: Blitz Megaplex.

Saya senang bukan kepalang dengan hadirnya Blitz ini. Selain bisa semakin gaya di depan orang tua (Mah, Ian baru nge-blitz nih) juga menjadikan pilihan nonton di Jogja semakin banyak. Dan tentu saja, saya memiliki beberapa harapan terhadap bioskop ini.

1. Tidak Perlu Antri Terlalu Lama untuk Nonton Film Di Bioskop

Dulu, waktu di Jogja cuma ada dua studio, yaitu 21 dan XXI, setiap kali ada film baru yang emezing dan sensasienel, pasti antrinya gila-gilaan.

Pernah satu waktu saya harus antri berjam-jam lamanya bareng pacar (sekarang udah jadi mantan. Penting) gara-gara waktu itu Harry Potter yang bagian terakhir tayang. Yang bikin saya sebel adalah, waktu itu saya sedang tidak ingin nonton Harry Potter, tapi mau nonton Suster Keramas. Tapi harus ikut-ikutan antri bareng sama penonton Harry Potter. Kan anjing (kalau kata selebtwit).

Bahkan, saking lamanya antri waktu itu, saya sampai bosan ngelihat wajah pacar saya (sekali lagi, sekarang udah jadi mantan. Penting),

Nah, dengan adanya semakin banyak pilihan di ranah perbioskopan di Jogja, saya berharap antrian panjang dan mematikan seperti itu tidak ada lagi.

Udah ngerjain skripsi lama, masak mesti antri lama juga di bioskop?

2. Perang Harga antar Distributor, Semoga Tiket Bioskop Jadi Semakin Murah

Yang membuat saya heran adalah, harga tiket bioskop di Jogja itu muahaaal minta ampun.

Mungkin karena bisnis bioskop masih dimonopoli satu merek dagang, atau karena memang orang Jogja itu emang kebanyakan horangkayahnya.

Sialnya, ketika saya melihat harga tiket bioskop di Solo, harganya bisa hampir 40% lebih murah! Bayangkan! Gimana saya nggak sakit hati coba?

Udah terlanjur cari pacar di Jogja, masak ngajak nontonnya mesti ke Solo?

Nah harapan saya, ketika Blitz sebagai merk yang berbeda muncul menyaingi distributor yang sudah ada sebelumnya di Jogja, mereka akan perang harga. Bunuh-bunuhan, saling tebar diskon, saling tebar fasilitas.

Pokoknya, mbok ya sekali-kali, konsumen yang diuntungin gitu loh.🙂

3. Bisa Nonton Premier Film Korea

Seperti kita ketahui bersama, Blitz berasal dari Korea. Artinya, jalur distribusi film-film Korea mereka jauh lebih hebat dari saingannya (dan saingannya memang cuma menampilkan film Hollywood sih).

Artinya, saya berharap, tiap kali yoona memunculkan film baru, saya akan bisa segera menontonnya.

4. Memberikan Kesempatan yang Lebih Untuk Modus

Yang saya sesalkan dari bioskop-bioskop yang sudah ada sekarang adalah: jalan dari pintu masuk menuju bangku, dan bangku menuju pintu keluar itu terlalu pendek. Akibatnya? Kita cuma punya waktu sedikit untuk modus. Dan itu tidak sehat, tentu saja.

Baru masuk studio, suasana sudah gelap, saat tangan sudah nyaris menggapai tangan si gebetan, ehhhh, udah sampai bangku. Huft…

Makanya, saya usul, pihak Blitz membangun studio yang jalan masuknya berkelok-kelok. Tak apa, saya rela menanggung penderitaan itu bersama gebetan saya.

17 Komentar

Filed under Hipotesis Bodong

17 responses to “Harapan Saya Dengan Dibukanya Blitz Megaplex di Jogja

  1. Wahhh. Blitz sudah opening di Yogya ya.

  2. inget mas, sekarang udah jadi mantan. Penting :p

  3. Yoa bro, main-main sana, ngajak pasangan, hehe….

  4. Iye-iyeee, udah jadi mantan. Masih inget kok aku :p

  5. cieeee yang mantan nya banyak.. :p

  6. Seenggaknya XXI di Jogja jadi berkurang ramenya, terutama yg di Jl. Urip Sumoharjo yg susah nyari parkir klo lagi premiere film baru bagus.

  7. Mantan banyak nggak bisa dibanggain. Yang bisa dibanggain itu kalau punya anak banyak, haha. Iya nggak? :p

  8. Nah, itu dia mas. Tapi kalau masalah parkir, saya biasanya parkir di Giant sih. Hehe.😀

  9. Ciyeeeeeh Jokja udah ada blitz ciyeeeeeh😛

  10. No comment berarti setuju kan? Hihi

  11. Emang punya gebetean, mas?😮

  12. Kenapa mas? Ndak ikhlas aku punya gebetan? :p

  13. SIapa yang ngehina, dih geer😦

  14. Yaa, namanya juga jomlo kak, suka geer kalau ngobrol sama cewek cakep😐

  15. harapanya kampreeetzz….. wewekwkewke

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s