#MenulisBerantai – Close To You (Part 3)

did you ever love me?

Sebelum membaca cerpen sederhana saya di bawah ini, silahkan untuk membaca tulisan part 1 dari @Kopilovie dan Part 2 dari @Nisa_MS_terlebih dahulu. Grab your coffee and enjoy it! ^.^

RYAN

Selesai! Nggak gue kira, ternyata silogisme semudah ini. Ternyata kalau mau dipelajari, pelajaran Matematika sama sekali nggak susah. Bisa dibilang sama mudahnya dengan macarin cewek. Di matematika, 1+1 sama dengan 2. Nah, kalau godain cewek, sedikit gombalan + tampang nakal sudah cukup untuk bikin mereka klepek-klepek.

“Kamu sudah selesai?”

“Udah dong Yaaa, eh, Ham!” Gue kira yang manggil tadi cewek gue, Raya, ternyata Ilham.

“Beneran? Sini aku lihat.”

“Siiip!”

Gue dan Ilham emang udah nggak bisa dipisahkan dalam satu bulan terakhir ini. Semenjak gue ketemu dia waktu kalah tawuran kemarin. Semenjak gue bantuin dia benerin motor kemarin. Dan tentunya, semenjak gue jadian sama Raya.

Awalnya gue kira, dia cuma anak cupu yang tahunya cuma ngeliatin buku sambil sesekali ngeliat komik porno. Ternyata gue salah. Ilham lebih asik dari perkiraan gue. Menurut gue, nongkrong bareng Ilham memiliki sensasi yang anehnya, lebih menenangkan.

Bagi gue, berteman dengan ilham adalah anomali. Gue nggak suka nongkrong di perpustakaan sambil baca buku-buku berat punya Nidji, atau Nise, atau siapapun itulah namanya. Gue lebih seneng jalan petantang-petenteng di daerah kelas satu. Atau kalau lagi pusing-pusingnya mikirin ulangan di jam pelajaran berikutnya, gue milih untuk duduk-duduk di tangga sambil godain adik kelas cewek yang lewat.

Tapi sekali lagi, setelah berteman dengan Ilham beberapa waktu, gue merasakan sesuatu yang aneh. Setiap kali ngeliat dia belajar keras (padahal nilainya udah jauh di atas gue), gue merasa ada yang salah dengan hidup gue. Dan anehnya, tiap kali gue belajar bareng Ilham, meskipun awalnya terasa berat, tetap saja, ada kelegaan yang menelusup di dada. It just feel so right.

Perasaan yang cukup membuat gue bertanya dalam hati, “Kenapa gue nggak kayak gini dari dulu?”

“Hei, kamu masih salah dua soal nih. Coba lihat lagi, kurang dikit kok,” teriakan Ilham mengagetkanku.

“Mana, mana, jangan ngaco Lu!”

“Iniiii,” ujarnya sambil menunjuk bekas coretan yang dibuatnya.

***

“Aku mikirin Pamela terus nih, Yan.”

He? Lagi asyik-asyiknya minum es kelamud, tiba-tiba anak ini ngomong kayak gitu.

“Buset dah, yaudah buruan ngomong. Ngapain juga bingung?”

“Aku nggak tahu mesti gimana. Kamu kan kemarin gampang banget dapetin Raya, jadi pasti bisa bantuin Aku. Secara, Pamela kan deket banget sama Raya.”

“Pffffft, buahahahahahahaha! Yaiyalah! Masalah cewek nggak usah ditanya lagi. Elu emang jago dapet nilai bagus dari guru, tapi kalau dapetin YES dari cewek, gue jagonya.” Pujian dari Ilham sudah cukup membuat gue berbangga diri.

“Jadi, aku mesti gimana?”

“Gampang lah, lu mainin aja lagu buat doi!”

“Main gitar buat Pamela?”

“Bukan, bego. Kalau main gitar mah kurang keren, kesannya kayak additional player doang. Elu harus main Piano!”

“Kok gitu?”

“Lihat aja Ahmad Dhani, dia jadi makin disukai cewek setelah main piano kan? Waktu main gitar dulu mana ada dia dilirik cewek.”

“Ohhh. Baiklah. Itu saja sudah cukup?”

“Belum lah, masih banyak trik lain yang akan gue bagi buat elu. Yang penting elu jangan lupa mandi, nanti kita bikin rencana untuk bikin dia klepek-klepek sama elu!” Gue makin berapi-api.

“Menurutmu aku nggak pernah mandi apa? Oke deh!”

“Ham, stop aku-kamu-an ama gue! Jijik tahu! Kayak orang pacaran!”

==

Tulisan ketiga dari #MenulisBerantai #TimPDKT dalam #LoveCycle Online Festival yang diselenggarakan oleh @GagasMedia.

Simak kelanjutan ceritanya di rismami.blogspot.com oleh @Rismami ya. :*

Tinggalkan komentar

Filed under Full fiksi

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s