Merawat dan Mencuci Perlengkapan Mendaki

blog post merawat baju gunung

Memasuki bulan Mei, artikel kedua saya hasil kerja sama dengan Rinso sudah masuk lagi. Kali ini artikelnya tentang merawat baju yang digunakan untuk naik gunung. Tentu saja, informasi berharga ini sangat sayang untuk dilewatkan para pecinta gunung. Monggo, silahkan dibaca dan dipraktekkan.🙂

Buat menyambung cerita tentang Tips Mendaki di Musim Hujan, artikel ini membahas perawatan perlengkapan-perlengkapan mendaki. Sayang kan, beli mahal-mahal tapi cepat rusak gara-gara tidak dirawat secara benar. Yang tidak bermerek terkenal dan tidak terlalu mahal juga bukan berarti tidak perlu dirawat.

 

Beruntunglah para pendaki yang sudah punya perlengkapan mendaki yang lengkap dan berfungsi baik. Tapi jangan malas untuk merawat dan mencucinya. Kalau tenda, jas hujan, casebag, dan fly sheet tenda cuma dibiarkan menumpuk terlipat sehabis dipakai, ya siap-siap saja barang-barang itu jadi jamuran terus keropos. Apalagi kalau tidak cepat-cepat dikeluarkan dari carrier bag begitu sampai di rumah.

 

Kotoran-kotoran seperti tanah, rumput atau daun, tumpahan makanan atau minuman, dan kotoran binatang gampang memicu pertumbuhan jamur kalau benda-benda kedap air tersebut disimpan dalam kondisi lembap atau basah tanpa dibersihkan dulu. Biarpun kedap air bukan berarti akar jamur tidak bisa menembus bahannya. Nah, akar jamur inilah yang pelan-pelan menggerogoti serat bahan kedap air sampai rapuh, retak, terus bocor. Sedikit deterjen lembut bisa dipakai untuk mengusap bagian yang kena kotoran.

 

Secara umum, tenda, jas hujan, casebag, dan fly sheet tenda cukup dibilas dengan air bersih lalu dijemur sampai benar-benar kering. Tidak perlu sampai dicuci yang melibatkan kucek-mengucek, kecuali kalau kamu mau tangan kamu lecet-lecet. Pembilasan dengan air bersih saja sudah cukup untuk mencuci perlengkapan kedap air yang tidak terlalu kotor, tapi kalau ada kotoran yang menempel, campuran sedikit deterjen yang lembut perlu ditambahkan. Cara membilasnya tergantung ukuran dan bentuk masing-masing barang.

 

Merawat dan Mencuci Tenda

Kalau tendanya kecil mungkin bisa dibilas di dalam ember, tapi kalau terlalu besar, perlu cara lain. Yang paling gampang, untuk tenda ukuran apa pun, dirikan tenda di halaman rumah lalu siram bagian luarnya dengan air selang. Dengan begini, debu tipis di permukaannya bisa langsung luruh. Jangan buru-buru membongkarnya, biarkan sampai kering. Menjemur tenda dalam keadaan berdiri membantu mempertahankan bentuknya. Setelah kering, bongkar dan lipat.

 

Merawat dan Mencuci Jas hujan, casebag, dan fly sheet tenda

Ukuran barang-barang ini kebanyakan cukup mudah ditangani dengan dua tangan. Jadi, bilas dengan air bersih di ember yang cukup besar. Kalau fly sheet (penahan air di atas atap tenda) kamu terlalu tebal seperti bahan terpal, kamu bisa memakai cara membilas tenda di atas. Bentangkan di kawat jemuran lalu siram dengan air selang. Jemur sampai benar-benar kering sebelum melipatnya.

 

Menghilangkan kotoran dengan air deterjen

Kotoran yang menempel di perlengkapan mendaki kebanyakan adalah kotoran biologis yang celakanya gampang memicu pertumbuhan jamur dan mikroorganisme yang merugikan permukaan bahan kedap air. Lumpur, kotoran binatang, rumput atau daun, tumpahan makanan dan minuman biasa menempel di bagian dalam dan luar tenda, jas hujan, dan fly sheet. Deterjen lembut bisa dimanfaatkan untuk menghilangkannya dan membantu mencegah pertumbuhan jamur. Caranya, tuang sekitar satu sendok makan deterjen lembut ke dalam 5 liter (sekitar 5 gayung) air bersih di dalam ember. Aduk-aduk sampai sedikit berbuih. Pakai kain lap yang sudah dibasahi dengan cairan ini untuk mengusap bagian yang kotor. Kalau kotoran binatang atau tumpahan makanan sudah menjadi kering, mungkin kamu akan perlu menggosoknya pelan-pelan, tidak usah pakai tekanan, ringan-ringan saja. Tahu kan maksudnya? Kalau kotoran sudah hilang, bilas dengan cara di atas.

 

Perlengkapan mendaki yang kedap air perlu disimpan di tempat yang kering tanpa dibungkus plastik setelah dibersihkan. Bungkus plastik cuma membuat udara di dalam plastik lembap dan barang-barang tersebut tidak bisa bernapas.

Tinggalkan komentar

Filed under Digital Strategist

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s