Football Story: Meme Lord Bendtner

blog post lord bendtner 2

Nicklas Bendtner, striker jangkung asal Denmark yang sebenarnya memiliki permainan biasa-biasa saja, bisa dibilang adalah salah satu pemain paling terkenal di sepakbola modern sekarang ini. Dalam berbagai Meme (baca: mim) atau lelucon tentang sepakbola, Bendtner dianggap sebagai “dewa” atau “Lord”. Sebutan untuknya ini menggantikan titel yang dulu disandang oleh Emile Heskey.

Pertanyaannya, mengapa Bendtner dianggap sebagai dewa sepakbola dalam dunia meme sepakbola?

Ternyata, alasannya adalah karena Bendtner, meskipun permainannya biasa-biasa saja (bahkan tergolong kelas medioker) ternyata memiliki mulut yang besar. Tak ayal, mulut besar dari Bendtner itu menjadikannya sebagai bahan tertawaan dalam dunia sepakbola.

Salah satu komentar bercandanya yang memicu namanya sebagai legenda meme sepakbola adalah saat dia tiba-tiba mengatakan bahwa Real Madrid dan Barcelona memperebutkan dirinya pada bursa transfer saat itu, dan itu membuatnya bingung, akan menuju ke mana. Padahal, jika kita melihat performanya di lapangan, dia sama sekali tidak berada pada level Real Madrid ataupun Barcelona. Bahkan, di timnya saat itu –Arsenal- Bendtner bahkan hanya menjadi pemanas bangku cadangan.

Akhirnya, setelah komentar itu tersebar di internet, hampir semua admin sosial media yang berisi konten lelucon sepakbola, langsung sepakat untuk menjadikannya universal joker: Lord Bendtner!

Hebatnya, setelah menjadi bahan olok-olokan dunia seperti itu, dia tak kunjung berubah. Dia tetap memilih untuk menghabiskan kontrak mahalnya di Arsenal dan menjadi cadangan, dibanding pindah ke tim lain yang lebih kecil dan memiliki kesempatan bermain. Yap, dia menghabiskan kontraknya di Arsenal, dan seperti bisa ditebak, kontraknya tidak diperpanjang.

Setelah kontraknya di Arsenal habis, dia tidak kunjung menandatangani kontrak baru. Nasibnya terkatung-katung selama 1-2 bulan. Dan selama itu, aktivitasnya di media sosial juga aneh. Dia sempat memposting foto telanjangnya di akun instagram. Sebuah postingan yang membuat banyak pengamat bertanya-tanya: Ini orang masih jadi pemain sepakbola atau enggak sih?

Untungnya, menjelang ditutupnya bursa transfer, Bendtner berlabuh ke tim Jerman, Wolfsburg. Dan tanpa diduga, beberapa golnya ikut membantu Wolfsburg berada di zona Liga Champion di klasemen sementara Bundesliga. Ya, itu bukan lelucon.

Sempat menjanjikan

Meskipun perjalanan karirnya tidak bisa dibilang gemilang, namun Bendtner sebenarnya merupakan pemain muda yang cukup menjanjikan di masa lalu. Setidaknya hal itu terasa bagi saya, saat memainkan Arsenal di game PES pada tahun 2000-an. Bendtner dengan tinggi badannya yang menjulang, merupakan aerial striker yang dapat diandalkan untuk menyambut umpan matang Cesc Fabregas ataupun Ljunberg.

Beberapa meme tentang Bendtner

Inilah beberapa meme tentang Bendtner yang mungkin bisa membuat kamu tersenyum renyah saat melihatnya.

Lord Bendtner 1

Rakyat Jerman, ucapkan terimakasih kepada pahlawanmu di Piala Dunia kemarin…

Lord Bendtner 2

Bahkan duduk di bangku cadangan pun sudah cukup untuk menjadikannya legenda…

Lord Bendtner 3

Messi hanyalah form, dan Bendtner adalah class

Lord Bendtner 4

Bahkan, kiper pun tidak berani menatap sang Lord

Lord Bendtner 5

Student and master…

Lord Bendtner 6

Haters will say this is photoshop

Lord Bendtner 7

Haters will say this is fake quote

Pada akhirnya, Bendtner sebenarnya bukanlah pemain yang buruk-buruk amat. Hanya saja attitude-nya yang berantakan telah membawanya menjadi lelucon paling menghibur di tahun 2014 lalu. Bukti bahwa bakat dan bentuk fisik saja tidak cukup untuk membawa kita pada kesuksesan. Sikap adalah salah satu faktor penting yang harus kita miliki.

Well, anyway, you still have much time left in Bundesliga. Prove yourself, lord!

1 Komentar

Filed under Football

One response to “Football Story: Meme Lord Bendtner

  1. haaa ahaaaa asli lucu bgt…😛

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s