Ciri-ciri Rumah Khusus Bayi

Blog post bayi

Akhir-akhir ini gue sering maen ke tempat kakak-kakak gue yang merupakan keluarga muda. Dan seperti keluarga muda pada umumnya, mereka memiliki anak-anak kecil yang baru belajar berjalan atau ada juga yang sudah bisa berjalan, tapi sepertinya masih belum paham kalau berjalan di atas paku itu sakit. Nah, ketika berada di rumah mereka, gue sadar ada beberapa perbedaan antara rumah yang memiliki bayi atau anak kecil dengan kos-kosan gue. Nah, gue pengen share soal itu, dan mungkin memberikan pemahaman buat elo, apakah rumah elo termasuk rumah yang siap untuk ditempatin bayi atau enggak, hehe. Cekibrot broh dan vroh!

  1. Barang pecah belah selalu berada di tempat yang tinggi

Ya, rumah yang memiliki bayi pasti menaruh barang pecah belahnya di tempat yang tinggi. Hal itu berfungsi untuk menghindarkan kebrutalan anak kecil dalam membanting barang. Menghindarkan barang pecah belah berarti menyelamatkan nyawa mereka.

Nah, kalau bukan hanya barang pecah belah, tapi juga barang-barang lainnya terutama barang elektronik, maka itu bukan rumah khusus bayi, tapi rumah yang sedang kebanjiran.😐

  1. Berantakan dan banyak ranjau mainannya

Rumah yang diisi anak kecil dan bayi pasti berantakan dan banyak mainan kecil-kecil yang tersebar di lantai. Bagi orang dewasa, mainan yang tersebar seperti itu bagaikan ranjau yang sangat mengganggu langkah kita.

Nah, kalau ranjaunya bukan mainan tapi kotoran hewan (katakanlah srinthil kambing) maka kita tidak sedang berada di rumah yang ada bayinya, tapi sedang di kandang kambing.

  1. Selalu tersedia alat pembersih lantai

Anak kecil walaupun lucu dan ketawanya membuat kita gemas, tetap saja sering kencing dan buang air besar sembarangan. Untuk menghadapi kebiasaan mereka itu, biasanya orang tua sudah menyiapkan alat pembersih lantai yang bisa digunakan kapan saja.

Nah, kalau di rumahnya jomblo beda, yang tersedia adalah alat pembersih kenangan masa lalu dengan si mantan.

  1. Terdapat lebih banyak popok dibanding alat make up

Popok bagi beberapa orangtua adalah barang yang sangat esensial demi kenyamanan bersama saat di rumah dan bepergian. Tak heran, orangtua akan dengan senang hati mengeluarkan banyak uang untuk membeli popok. Bahkan, lebih banyak dibanding alat make up.

Hal itu tentu berbeda dibandingkan dengan rumah cewek-cewek belum bersuami, yang satu kamar bisa dipenuhi alat make up untuk berbagai kondisi. Ada alat make up khusus musim hujan, musim kemarau, sampai musim kawin.

  1. Televisi yang rela hidup terus walaupun tidak ditonton

Entah kenapa, anak kecil zaman sekarang sering sekali merasa aman saat televisi menyala. Dan mereka akan otomatis marah kalau ada yang matiin televisi, walaupun saat mereka sedang tidak menontonnya! Aneh bukan?

Untunglah televisi itu tidak ada yang tidak terima saat dihidupin dan tidak ditonton, beda sekali dengan cewek-cewek zaman sekarang yang suka marah saat dipacarin tapi gak pernah diperhatiin, atau diperhatiin tapi gak dipacarin.

Itulah tadi beberapa ciri-ciri rumah yang dihuni oleh anak kecil. Sangat berbeda dengan rumah yang tidak ada anak kecilnya apalagi kos-kosan bukan? Pertanyaannya sekarang, apakah rumah kamu sudah siap untuk dihuni oleh anak kecil?

2 Komentar

Filed under Gag jelas

2 responses to “Ciri-ciri Rumah Khusus Bayi

  1. bau ompol…bau minyak telon… ;D

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s