Harga V Belt Yamaha Mio per Agustus 2014

Saya bersama Toti. :)

Saya bersama Toti.🙂

Kamu sedang mencari kisaran harga untuk V Belt Yamaha Mio yang standar original? Well, kemarin saya sempat mengalami musibah, dan mungkin bisa memberikan sedikit informasi.

Iya, tentu saja saya ingin bercerita tentang musibah itu. Tapi demi kenyamanan kamu yang mungkin sedang urgent banget buat nyari kisaran harga untuk V-Belt Yamaha Mio saya akan memberi tahunya terlebih dulu.

Jadi, harga V-Belt yang kemarin saya beli adalah Rp. 90.000, dan karena ada kerusakan pada satu set rollernya yang berjumlah 6 biji, dan satu bijinya adalah Rp. 15.000, maka saya harus merogoh kocek tambahan. Satu paket dengan biaya bengkelnya, kemarin saya kena Rp. 190.000. Dan perlu dicatat harga itu saya dapatkan dalam keadaan sama sekali tidak nawar. Jadi kalau teman-teman merasa harga itu kemahalan dan masih bisa turun lagi, jangan ragu buat nawar. Minimal, dengan baca tulisan ini, saya berharap teman-teman dapat mempersiapkan mental dan uang untuk memperbaiki V-Belt Yamaha teman-teman.🙂

Oke, itu tadi informasi buat yang buru-buru nyari kisaran harga V-Belt Yamaha Mio. Nah, kalau yang enggak buru-buru (mungkin sedang minum kopi sambil ngemil pisang goreng, atau sedang resah nungguin pacarnya yang mau ngapel di malem senin) bolehlah buat ngelanjutin baca pengalaman saya ini. Hehe.

Sebenarnya musibah yang menimpa saya ini udah lumayan lama sih, waktu puasa kemarin, tapi udah mulai musim mudik. Dan kebetulan, teman kos saya yang berkampung halaman di Jakarta sudah mudik. Iya, dia memang anti mainstream, di saat semua orang Jakarta mudik ke Jawa, eh dia malah balik. Pinter.

Kebetulannya lagi, temen saya itu milih nitipin motornya ke saya. Yap, motor Mio tentu saja. Dan saya langsung mengiyakan. Lumayan, berasa punya dua motor. Satu buat boncengan ama pacar, satunya lagi sama selingkuhan. Huahahaha!

Selang beberapa waktu, ternyata ada teman-teman saya yang dari Solo main ke Jogja, buat ketemu saya di kos tentunya. Mungkin mereka kangen, mungkin mereka mau nagih utang, tapi nagihnya gak secara gamblang, tapi cuma pake kode. Biasa, orang Solo kalau nagih utang gak beda jauh sama cewek kalau naksir cowok. Pakenya kode, dan lawan mainnya yang dituntut untuk peka.

Lalu, setelah sampai di Jogja, karena teman saya ada dua, dan motornya juga ada dua, maka kita memutuskan untuk jalan-jalan sambil ngabuburit di Jogja. Saya pakai motor saya sendiri, 2 teman saya dari Solo pakai Mionya teman saya dari Jakarta.

Kita jalan-jalan bahagia sampai berbuka. Dan adegan berbuka tidak perlu saya ceritakan, karena seperti biasa, saya mengajak teman-teman untuk berbuka di Masjid. Maklum, masih mental gratisan dan suka menolong. Iya, suka menolong para orang dermawan untuk menyedekahkan hartanya.

Nah, ketika perjalanan pulang itulah musibah yang tidak diharapkan terjadi. Motor Mio teman saya mendadak tidak jalan walaupun di gas dan harus menepi. Akhirnya, saya pun berusaha mencari bengkel di malam hari yang sepi di jalanan Yogyakarta. Sebenarnya ada banyak bengkel di sekitar situ, tapi masalahnya, kebanyakan sudah pada tutup! Saya baru ingat kalau hari ini malam minggu. Ternyata mas-mas tukang bengkel juga merayakan malam minggu. Jahat.

Setelah hampir satu jam muter-muter sendirian dan tersiksa ngeliatin orang pacaran, saya mulai putus asa dan memutuskan untuk nekat: saya putuskan untuk mengetuk pintu bengkel yang tutup! Iya, mungkin itu bukan sesuatu yang begitu besar, tapi bagi saya, mengetuk pintu toko yang sudah tutup adalah hal yang sangat tidak sopan. Dan saya tahu persis betapa saya terganggu ketika sudah tutup toko tapi masih ada pelanggan yang nekat ngetuk.

Tapi karena harus mencari bengkel saat itu juga, saya kesampingkan rasa itu.

Akhirnya saya masuk bengkel pertama. Saya ketok beberapa kali dan tidak ada sahutan. Akhirnya saya ketok lebih keras. Dan endingnya, ternyata si Bapak lagi sakit (entah beneran atau enggak) dan saya dikira PREMAN MAU NAGIH UTANG!

Aku hina…

Dan kemudian saya tidak menyerah, saya mengetuk bengkel kedua, dan alhamdulillah, Bapak itu menyanggupi. Padahal, Bapak itu sudah wangi abis selesai mandi lho! Saya tersentuh…

Endingnya, karena merasa mendapatkan bengkel saja sudah beruntung, saya pun malu-malu untuk menawar, sehingga hasilnya, Harga V-Belt Yamaha Mio yang saya dapat tadi ya segitu. Gak papalah, yang penting selamet dan tidak berlama-lama keluar di malam minggu. :’)

Demikian postingan saya tentang Harga V Belt Yamaha Mio standar ori dan beberapa cuplikan kisah yang menyertainya. Selamat sore, para pecinta sepeda motor! *Mendadak bergaya ala anak motor*

5 Komentar

Filed under Tips dan Trik

5 responses to “Harga V Belt Yamaha Mio per Agustus 2014

  1. Mas bengkel juga manusia, ya.😀
    Mas, kamy kenal sama mas afrizal, gak? Dosen UGM, fisipol.

  2. Yoi banget mbak, haha.

    Tahu sih mbak, kenapa emang mbak sama beliau?😀

  3. Nitip salam ya, buat Mas Rizal. Dari aku. . 🙂

  4. Insya Allah kalau ketemu saya sampaikan, mbak!😀

    Salam apa nih tapi btw?😛

  5. patar

    makasih info harga v-belt nya. saya baru mrngalaminya tadi malam.

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s