Dare To Dream

Man jump

Semua orang pasti punya mimpi, begitu pun gue. Kalau ditanya apa mimpi gue, tentu saja mimpi gue yang paling utama adalah: nikah sama Yoona, setelah dia jadi mu’alaf. Tapi itu gak mungkin, mengingat usia dia yang seumuran sama gue. Dan gue gak tertarik sama cewek yang seumuran. Gue lebih seneng sama yang lebih muda. Selain itu, jarak yang terlalu jauh diantara kita akan membuatnya jadi sulit. Seandainya Yoona 2 tahun lebih muda dan tidak tinggal di Korea melainkan di Makamhaji, kecamatan Kartasura kabupaten Sukoharjo, deket Solo, udah pasti gue pacarin.

Terus apa dong mimpi gue? Banyak, tapi salah satu impian terliar gue adalah:

Gue pengen jadi penulis naskah sekaligus produser film trilogi Indonesia bertema mitologi Jawa yang bisa lebih keren dan lebih sukses dibanding Lord Of The Ring.

Yah, bagi gue hal itu bukannya gak mungkin. Dari segi cerita, kita tahu bahwa mitologi Indonesia juga cukup kaya, dengan adanya dunia pewayangan dan cerita dari berbagai suku lain yang ada di Indonesia. Jika gue bisa dengan jeli memadukannya, maka bukannya gak mungkin sebuah cerita kolosal yang lebih dahsyat akan bisa terwujud. Dan perlu diingat, impian gue ini tidak akan menceritakan ulang cerita yang sudah ada, seperti Ramayana  atau Bharatayuda, tapi membuat cerita baru dengan penggabungan tokoh dari berbagai kisah legenda di Indonesia.

Misal, gue akan ambil tokoh raksasa dari legenda timunmas, seorang sakti yang dapat mengendalikan mahluk halus seperti Bandung Bandawasa, dan cerita rakyat lain dari seluruh daerah Indonesia. Iya, gue tahu sekarang masih keliatan absurd banget ceritanya.

Dari segi teknologi? Mungkin banyak orang melihat teknologi animasi Indonesia dari apa yang mereka lihat dari Naga Ind*siar. Tapi lebih dari itu, sebenarnya sumber daya manusia negeri ini sangat mumpuni untuk melakukannya. Jangan lupa, bahwa banyak animator dan desainer grafis Indonesia yang melalang buana di Hollywood dan menjadi pimpinan proyeknya di sana. Ya, kita bisa kok membuat animasi kelas internasional.

The Raid sudah menunjukan bahwa Indonesia bisa membuat film action yang jauh lebih keren dibanding film-film action klisenya Steven Seagal atau Mission Impossible yang lama-lama cuma pamer peralatan fiktif aja. Dan nanti, film gue ini juga bakal jadi pembuktian bahwa literasi Indonesia tidak kalah dibanding negara lain.

Loh, kok literasi? Iya, karena film ini akan diangkat dari novel gue.

Tentu saja, untuk mencapai target ini, ada banyaaaaaaaaaaaaaaaaak sekali hal yang harus gue lakuin. Dan untuk hal-hal terdekat yang harus gue lakuin mulai sekarang adalah: menulis buku dulu. Dan karena menulis buku yang dalam seperti ini akan membutuhkan waktu yang lama karena riset dan sebagainya, akan lebih baik kalau sembari itu gue nulis buku dengan tema-tema yang lain dulu. Minimal, gue harus masuk pasar dulu lah. Baru setelah itu, gue yakin nerbitin buku dengan genre local fantasy seperti ini bisa terwujud.

Selain itu, untuk bisa menggali sedalam-dalamnya cerita rakyat yang ada di Indonesia, gue juga harus benar-benar paham akan cerita dari masing-masing daerah itu. Untuk bisa meraihnya, gue harus keliling Indonesia. 

Itulah mengapa gue sebut mimpi jadi penulis naskah sekaligus produser film fantasi Indonesia ini adalah grand dream (mimpi besar). Karena dari satu mimpi ini, muncullah mimpi lain yang saling menguatkan. Mimpi gue adalah menjadi penulis naskah sekaligus produser film fantasi Indonesia. Untuk itu saya harus meraih dua mimpi yang lain: menulis sekurang-kurangnya 5 buku dan keliling Indonesia.

Terus kapan waktu akhir bagi mimpi ini? Gue ingin meraih mimpi ini selambat-lambatnya pada saat usia gue 55 tahun, yaitu pada 2 Februari 2045! Mungkin saja pada masa itu sudah terjadi pergeseran di bidang teknologi komunikasi sehingga film sudah bukan menjadi panggung terbesar untuk sebuah karya fiksi, maka cerita gue ini akan gue wujudkan dalam bentuk media baru yang bisa ngalahin film itu! Yap, akan disesuaikan dengan zaman.

Dan kemungkinan terburuk seandainya film ini gak jadi tayang? Well, dunia akan kehilangan kesempatan untuk melihat salah satu maha karya terbaik yang pernah ada di dalam sejarah umat manusia. 

Gak percaya? Lihat aja besok. :p

I DECLARE, I WILL ACCOMPLISH MY DREAMS! 

17 Komentar

Filed under Freedom to speak

17 responses to “Dare To Dream

  1. Ping-balik: Giveaway : Dare To Dream! | windamaki's blog

  2. teknologi animasi pasti lebih berkembang di tahun itu.

  3. Pas baca tulisan ini mikiriin Yoona jadi mualaf loh😦
    Aku sendiri gak terlalu suka mimpi-mimpi yang besar kaya kamu hehehe, aku lebih suka apa yang bisa aku olah saat ini untuk nanti. Lebih ke realita kali ya. Entahlah.

  4. Pak Nuzulularifin: pastinya pak😀

  5. Fasya: tapi kamu tau gak mimpiku yang jauh lebih besar lagi? Kamu, iya kamu. eaaaa :p

  6. ayo wujudkan mimpinya mas🙂
    sempat lihat di kaskus, ada yang buat manga cerita tentang pewayangan. berarti giliran mas nih, filmnya.
    salam kenal🙂

  7. Yoona jadi muallaf-nya ku aminkan deh.
    Mimpi besar-nya jg, mudah-mudahan bisa bikin film yg menginspirasi anak muda Indonesia yaak. aamiiin🙂

  8. Mirna Puji Rahayu

    Kalo film kolosal kayak Angkling Dharma dkk itu termasuk Fantasy ala Indonesia ga sih?? hehe cuma pengen tau aja…

    Bener juga sih cerita rakyat Indonesia banyak banget, seandainya beneran bisa dikemas lebih apik buat dijadikan novel dan film pasti lebih mengangkat nama Indonesa…. Keren🙂 Ganbatte yah…

  9. hihi, iya, keren tuh manganya😀

    aamiin, makasih mas, begitu juga dengan mimpinya mas,😀

    salam kenal juga.😀

  10. Eka: hahaha, aamiin, makasih ekaa >.<

  11. Mirna: Iya mbak, kayaknya gitu, tapi sepertinya juga, angling darma itu dari kisah nyata, hehe.😀

    Siapp, makasih kakak😀

  12. Ah ide saya dicuri nih!
    Yoona udah punya Lee Seunggi.

  13. Mas Arip: Haha, makanya saya milih nyerah mas, saya gak suka LDR😀

  14. mantap, setuju “langitkan mimipi” *kutip dari seseorang🙂

  15. Ciye, siapa seseorangnya itu mbak? *Mau tau aja

  16. adik iparku, cewe..tenang aja🙂 hehehe

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s