Ketakutan Saya akan Overload Data

Udah keliatan high tech banget belum kalo pose di depan logo Mozilla gini?

Kehidupan masa kini itu rumit. Kalau dulu bisa mengirim surat dalam waktu tujuh hari saja sudah bahagia, maka sekarang sms pending satu menit saja sudah banyak makian keluar di sosial media. Kalau dulu bisa dengerin lagu kesayangan lewat radio-yang direquest-in sama pacar- saja sudah menyenangkan, maka sekarang gagal download lagu bajakan satu album saja sudah membuat kita bad mood seharian. Kalau dulu mencari berita telat satu minggu pun masih bisa dirangkum dengan apik oleh koran mingguan, maka sekarang telat mengikuti berita setengah hari saja sudah seperti orang gua.

Ya, teknologi membuat data yang berputar di dunia bergerak lebih cepat dan ringkas. Tapi namanya manusia, kecepatan informasi yang muncul bukannya membuat kita lebih santai menghadapi hidup, justru membuat kita berlari lebih cepat, mengikuti putaran teknologi yang cepat. Ya, manusia kini berlari tunggang-langgang (ah, sudah lama saya tidak pakai kata ini) mengejar kecepatan informasi.

Begitu pula dengan data. Jika dulu bisa mengirim file word beberapa kilo byte dalam satu jam saja sudah memuaskan, maka sekarang mengunggah gambar beberapa mega byte saja sudah dianggap lemot. Semakin lama, data yang kita taruh di atas (cloud) semakin besar saja. Dulu ukurannya Mega, mungkin sekarang sudah Giga, atau bahkan Tera? Menakjubkan.

Sejujurnya, ada ketakutan dalam diri saya. Bagaimana kalau suatu saat space data yang ada di awan itu semakin habis? Oke, mungkin saat ini hal itu terkesan menggelikan. Bagaimana mungkin virtual space bisa habis? Tempatnya kan sangat luas, tempat itu tak ada habisya, kawan.

Tapi begini, dulu waktu kita pertama kali menggunakan mesin dan mulai merasakan keasikan naik mobil, apakah pernah terpikir bahwa suatu saat bahan bakar ini akan habis? Mungkin orang zaman dahulu berkata, “plis deh, minyak di bumi itu banyak banget, gak mungkin bakal abis, bro!” Dan sekarang? Kita dihantui sumber daya yang akan habis karena konsumsi gila-gilaan.

Bukankah hal itu kelak akan terjadi juga pada virtual space yang menampung data-data penting kita?

Seperti yang kita tahu, google memberikan free space yang menurut saya sinting untuk para blogger. Begitu juga wordpress, yang memberikan tempat lapang hampir 5gb untuk para penggunanya. Dan semua itu dapat digunakan secara gratis. Pertanyaannya, berapa jumlah blogger saat ini? 100? 200? Mungkin jutaan kawan! Dan berapa banyak data yang harus disiapkan? Bisa dibayangkan kalau tiba-tiba akan datang hari di mana Blogger, WordPress, Facebook, dan raksasa internet lainnya tiba-tiba menarik layanan gratisnya dan mengharuskan kita membayar untuk menjadi anggotanya?

Lalu untuk masalah SEO, kita semua tahu bahwa salah satu cara untuk memaksimalkan situs kita di mesin pencari adalah dengan cara membuat banyak konten yang berkaitan dengan keyword yang kita tuju. Dan sekarang, seperti yang kita lihat, banyak sekali konten sampah yang menghiasi hasil mesin pencari kita untuk beberapa keyword. Dan itu memuakkan. Apakah hal ini akan terus terjadi? Google memang sudah mengumumkan beberapa kali bahwa mereka membuat algoritma baru untuk melawan konten-konten sampah ini. Namun sorry to say, sampai saat ini banyaknya konten dan backlink masih menjadi senjata paling ampuh para pemuja SEO di dunia.

Data yang membengkak di awan dan data sampah di mesin pencari adalah dua hal yang menurut saya menjadi bom waktu di balik kenikmatan kita bermain di dunia online. Apakah menurut kamu saya mengada-ada?

4 Komentar

Filed under Freedom to speak

4 responses to “Ketakutan Saya akan Overload Data

  1. Tulisan sama fotonya apakah ada kesinambungan bung Ian? Apakah saya mengada-ada? Hahaha

  2. kan di fotonya ada lambang mozilla gitu kan? Nah, kalau kayak gitu kan jadi keliatannya hi-tech banget gitu kan, sya? Atau saya masih mengada-ada, haha!😀

  3. Yang saya takutkan malah kalau otak saya yang overload:mrgreen:

  4. Haha, sering-sering di refresh aja mbak, kalau gak ya beliin memori baru :p

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s