Bahagia Itu Sederhana #HappinesProject

cute_apple_by_lovesumer-d3863om Pagi ini, seperti biasa, Rachel duduk di teras rumahnya. Dia bertingkah seolah-olah sedang melihat pepohonan rindang yang melambai manja di jalan. Dia bertingkah seolah-olah sedang memperhatikan mama yang sedang berjalan ke arahnya. Ya, dia hanya bertingkah, karena sejatinya, matanya bukanlah mata yang sering kita miliki. Matanya ada, tapi tak bisa menangkap cahaya. Rachel hidup dalam kegelapan. Kegelapan yang romantis, karena ada pelita yang mencoba meneranginya, mama.

“Rachel udah makan?” tanya mama pada Rachel, sambil duduk di sampingnya.

“Udah ma, baru aja selesai. Mama abis ngapain?” Rachel balas bertanya.

“Abis nyiramin bunga di depan. Anggrek yang dulu ditanam Rachel udah mulai tumbuh loh. Tapi belum ada bunganya, hehe.”

“Ah, iya ma? Beneran? Ahh, Rachel pengen ngeliat.”

Mendengar letupan semangat Rachel itu, mama justru terdiam. Menunduk.

“Ma, apa sih arti kebahagiaan itu?” Tiba-tiba Rachel bertanya hal yang jelas-jelas di luar topik pembicaraan sebelumnya.

“Loh, kok Rachel tiba-tiba tanya gitu?”

“Rachel bingung aja ma, udah dua tahun ini Rachel gak bisa ngeliat. Dan rasanya, Rachel udah gak tahu lagi apa itu kebahagiaan.”

Mendengar pengakuan kesedihan dari anaknya semata wayang, mama justru tersenyum. “Rachel tau gak, kalau kebahagiaan itu sebenernya sederhana? Tergantung dari mana kita melihatnya.”

“Maksudnya, Ma?”

“Ya, kebahagiaan itu sederhana. Sesederhana minum kopi di pagi hari bagi tukang becak. Sesederhana salto ke sungai bagi para petualang. Sesederhana mendapatkan sms dari papa berisi titik dua bintang. Sesederhana melihat Rachel makan ayam dengan lahap. Sesederhana…”

“…mendengar bisikan sayang mama di telinga Rachel! Hehe.” potong Rachel. Sebuah tanda bahwa dia memahami apa yang coba dikatakan oleh mama.

Ya, bahagia memang sederhana. Sesederhana membaca blog ini dengan mata yang normal.

Yogyakarta

Pada 27 April 2014 esok, teman-teman dari Hijabers Community akan mengadakan acara Hijab Day 2014 bertempat di Mall Gandaria City (Skenoo Hall). Untuk info lengkap silahkan kunjungi di sini.

Tinggalkan komentar

Filed under Full fiksi

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s