“Mentari Pagi”, Persembahan Teater Maraton untuk Semangat yang tak Pernah Padam

mentari pagi

Akhir-akhir ini, saya sedikit memiliki waktu produktif bersama orang-orang hebat di Teater Maraton. Teater Maraton adalah sebuah kelompok Teater Independen yang selama ini mementaskan lakon-lakon unik dengan kreatifitas mereka sendiri. Tidak dibatasi oleh kepentingan manapun seperti Miss World misalnya, hehe.

Saya rencananya akan ikut dalam pementasan Maraton kali ini yang berjudul, “Mentari Pagi”. Mentari Pagi adalah sebuah drama musikal yang memainkan anak-anak dalam sebuah cerita yang colourful dan sometimes melow. Saya ngapain di sini? Yaa, kecil sih peran saya. Saya cuma kebagian tugas untuk bikin video yang mungkin durasinya tidak ada sampai 10 menit.

Well, memang sebuah tanggung jawab yang kecil jika dibandingkan dengan tanggung jawab teman-teman yang lain. Tapi layaknya sebuah pementasan, satu hal kecil saja yang rusak, bisa mengganggu estetika dari seluruh pementasan itu sendiri. Karena itu, meskipun terbilang kecil, saya harus buktikan (pada diri saya sendiri utamanya), bahwa saya mampu melakukannya. Logikanya, kalau tanggung jawab kecil saja tidak mampu diemban, bagaimana dengan tanggung jawab yang besar? Iya kan?🙂

Ini adalah pertama kalinya saya ikut terlibat dalam pementasan, karenanya, saya sadar bahwa saya masih terlalu anak bawang dalam hal ini. That’s why, i feel excited for this event. Lagipula, bercerita bukanlah hal baru bagi saya bukan? Saya sudah sering bercerita lewat tulisan, dan beberapa kali juga dalam bentuk video, bercerita dalam bentuk seni peran? Sometimes i will, Bismillah.

Drama musikal ini sendiri nantinya akan diadakan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) tepatnya di societet pada tanggal 14 September 2013 pukul 19.00 WIB. Bagi kamu yang tertarik untuk ikutan nonton drama ini, bolehlah datang dan membeli tiketnya. HTMnya sepuluh ribu (10.000) rupiah. Ya, mungkin ada yang berpikir tiketnya mahal (saya juga anak kos, i know your feeling dude), tapi bagaimana kalau saya bilang bahwa, uang itu nantinya akan disumbangkan pada dusun Pethung, salah satu korban bencana Merapi tahun 2010 silam yang sekarang sudah berangsur-angsur bangkit?🙂

Memangnya apa yang menarik dari pentas ini?

Well, pentas ini akan menyajikan perpaduan antara kemampuan akting punggawa Teater Maraton dengan anak-anak asli Dusun Petung. Selain itu, juga ada perpaduan antara lakon, video, nyanyi, tari, dan masih banyak lagi. Dan secara moral, Pentas ini akan membuat para pentonton kembali melayang pada masa-masa ereupsi yang membekas itu, membuat kita merasakan lagi getaran hebat dan ketakutan yang sama saat erupsi terjadi, dan sekaligus membuat kita semakin sadar akan indahnya kehidupan yang kita jalani selama ini. Plus, semangat baru akan coba dibangun dari bencana yang sempat membuat kita berbondong-bondong pulang ke rumah Ibu kita. Iya, yang terakhir itu khusus buat anak kos.😐

Okay, that’s all. Semoga curhat sekaligus informasi ini bermanfaat bagi sahabat semua. Have a good day!😀

4 Komentar

Filed under Friends

4 responses to ““Mentari Pagi”, Persembahan Teater Maraton untuk Semangat yang tak Pernah Padam

  1. Kalau saya di sana pasti saya datang, dulu saya suka datang ke pementasan teater..tapi itu dulu, bahkan setelah di Bali masih suka ke teater..

  2. Agfian Muntaha

    dateng aja mbak, naik pesawat, sapa tau bintang seneng, haha😀

  3. Cieeee ahli videografi cieee. Ajarin dong :*

  4. Agfian Muntaha

    cieee, bukan ahli cieee, cuma diajak belajar aja cieee

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s