Bad Dream

ian siluetPernahkah kamu mengalami mimpi buruk berkali-kali dengan cerita yang nyaris sama? Saya sering.

Dulu, waktu ayah saya baru saja meninggal, saya sering sekali bermimpi sedang berdialog dengan beliau. Di mimpi itu saya sering merasa aneh, “mengapa bertemu dan ngobrol bareng ayah terasa semenyenangkan ini?” Saat bangun, saya baru sadar, bahwa hal itu memang sudah tidak mungkin lagi dilakukan. Karena itulah, mimpi itu terasa spesial.

Sekarang, di tahun 2013 ini, saya sudah tidak terlalu sering bermimpi tentang ayah. Mungkin karena waktu yang berlalu begitu cepat, memburu setiap langkah dengan haus, membuat saya merasa sudah siap untuk hidup tanpa ayah.

Namun, entah kenapa, dalam kurun waktu 10 bulan terakhir, saya sering bermimpi sesuatu yang sangat menyakitkan. Bermimpi tentang sosok itu…

Mimpi itu terasa menyakitkan, karena terasa indah di dalamnya, namun terlalu palsu ketika diingat sewaktu saya terbangun. Membuat kenangan yang sudah saya coba bungkus dalam kuburan hati, kembali menyeruak dan muncul di permukaan. Mimpi itu tidak datang setiap malam, namun selalu datang di saat yang tidak saya duga. Membuat pagi saya selalu terkontemplasi pada bayangan di dalam mimpi itu.

Dari dulu saya selalu bertanya-tanya. Apa sebenarnya yang menyebabkan kita bermimpi di waktu tidur? Apakah itu memang sebuah ramalan (saya seringkali merasa dejavu dan merasa sudah pernah melihatnya dalam mimpi)? Ataukah hanya sebuah bunga tidur tanpa makna? Atau… justru penafsiran dari pikiran terdalam kita? Kalau iya, kenapa begitu susah untuk mengendalikannya? Minimal, membuat dia tidak keluar begitu saja di malam hari?

Saya sudah mencoba banyak hal untuk menghilangkan efek dari mimpi yang sering datang tanpa permisi itu. Saya mencari banyak kegiatan sosial, komunitas, nongkrong bersama teman-teman, membaca buku, melihat ratusan film (iya, ratusan film), fokus pada pekerjaan di kantor, mencoba mengerjakan skripsi, main-main ke luar kota, mencari udara segar, yang tentunya semua itu menghabiskan uang yang seharusnya bisa saya tabung untuk masa depan yang lebih baik.

Kenyataannya? Saat mimpi itu datang, pagi tetap terasa mencekam. Matahari bersinar terang, namun mata saya terasa gelap, seperti efek daydream dalam filter pewarnaan photoshop. Bayangan itu masih mencengkeram kuat di leher saya. Sesak.

Ahh, mimpi, terlalu banyak kisah misterius tentangnya. Kalau saja ingatan saya seperti harddisk, pasti saya sudah tekan ctrl+del dan semuanya hilang. Kalau perlu saya masukkan virus sekalian, agar file itu benar-benar corrupt dan tak bisa diakses lagi.

Hemm, mungkin saya memang sudah terlalu jauh dariMu Tuhan…

1 Komentar

Filed under Gag jelas

One response to “Bad Dream

  1. Ping-balik: Assalamu’alaykum MasBro dan MbakVro | Agfian Muntaha

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s