Ayah Pendukung ASI Eksklusif untuk Anak

Ekspektasi gue, minimal kayag mbak yoona lah, :D

Iya, gambarnya emang gag ada hubungannya…

Kemarin kakak saya baru saja melahirkan anak keduanya dengan sehat dan normal. Lahirnya tepat tanggal 17 Agustus pada pukul 10.41. Selamat!😀

Dan ngomong-ngomong soal bayi, saya ingin berbicara tentang ASI eksklusif. Saya sebagai seorang anak bau kencur, ingin mengatakan bahwa saya ingin menjadi Ayah yang mendukung ASI eksklusif untuk anak. Selain karena sunnah Rasul, juga karena secara medis, ASI eksklusif jauh lebih sehat dibanding memberikan susu formula ataupun susu-susu lainnya untuk anak.

ASI eksklusif adalah cara pemberian makan kepada anak melalui Air Susu Ibu sebagai makanan pokok anak. Biasanya diberikan sekitar 6 bulan sampai 2 tahun. Kalau menurut agama Islam, sebaiknya anak yang berumur 2 tahun sudah harus disapih. Artinya, tidak diberi ASI lagi.

Kembali pada kata-kata saya soal menjadi Ayah pendukung ASI eksklusif untuk anak. Memang sekilas terlihat keren, tapi sebenarnya ada banyak tanggung jawab yang menyertainya.

Mendukung ASI Eksklusif untuk anak, berarti siap untuk mencukupi semua kebutuhan si Ibu. Karena Ibu menyusui membutuhkan energi yang cukup, dan untuk mencukupi energi itu, dibutuhkan uang.

Mendukung ASI Eksklusif untuk anak, berarti siap untuk menjadi suami yang mencintai istri sepenuh hati. Karena Ibu menyusui membutuhkan kehangatan dan rasa nyaman bersama suami tercinta.

Mendukung ASI Eksklusif untuk anak, berarti siap untuk bekerja keras bersama Ibu merawat rumah. Karena Ibu menyusui kadang terlalu lelah untuk sekedar mencuci pakaian kotor.

Mendukung ASI Eksklusif untuk anak, berarti siap untuk bergantian dengan Ibu untuk menjaga anak. Karena Ibu menyusui memerlukan waktu untuk sendiri dalam beberapa kesempatan.

Ya, menjadi ayah yang mendukung ASI Eksklusif untuk anak, bukanlah sebuah pekerjaan mudah. Ada banyak hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan. Saya yang sekarang tentu belum sanggup untuk melakukannya. Karena itulah, sampai sekarang saya masih selalu berproses untuk menjadi yang seperti itu.

Bagaimana menurut kamu? Apalagi tanggung jawab yang harus ditanggung oleh Ayah jika dia ingin anak mendapatkan ASI Eksklusif yang layak?🙂

18 Komentar

Filed under Freedom to speak

18 responses to “Ayah Pendukung ASI Eksklusif untuk Anak

  1. hari kelahirannya sama kaya adik sayaaa.. haha. tanggal 17 agustus🙂

    amiiiin kan saja harapan mas ian menjadi suami yang mendukung sepenuh istri-nya. amiiiin😀

  2. Agfian Muntaha

    wah, kok bisa samaan gitu? jangan-jangan adik kamu jodoh sama ponakan gue, haha…

  3. Agfian Muntaha

    ya gag papa, biar saingan sama kakaknya yang suka curi-curi pandang ke brondong, haha *ngarang*

  4. Saya juga mendukung kok….
    Dulu bahkan saat belum menikah suami saya itu selalu bicara-bicara soal beginian saking kepinginnya punya anak, wong sama Mamanya emang ditarget harus cepat nikah dan kasih cucu.

    Tapi, saya amati bayi-bayi dengan ASI Exlcusive pertumbuhannya memang lbh cepat dan baik…montok-montok, anak dari tante dan pelanggan saya yang masing-masing berusia 2 dan 4 bulan.

    Selamat dan salam buat kakaknya🙂

  5. merusak image ini… aaaak

  6. Agfian Muntaha

    wah keren mbak! Semoga tercapai!😀

  7. Agfian Muntaha

    haha, emg image yang sebelumnya (sebelum gue rusak) itu gimana? :p

  8. gak tau juga sih, emang image itu apa sih? :p hahaha

  9. Agfian Muntaha

    kalau di kamus, image adalah gambar. Berarti image kamu adalah cewek pake kereudung item, kacamataan, sambil senyum nanggung… :p

  10. bukan senyum nanggung, lebih tepatnya nyengir! haha

  11. Agfian Muntaha

    nyengir kuda atau nyengir apa nih? hehe

  12. Agfian Muntaha

    nyengir kebo gag lengkap tanpa ada yang nyengir kambing :p

  13. Agfian Muntaha

    hayo, udah bolong berapa hari nih nulisnya? :p

  14. hehehe.. iyaa nih.. keenakkan main sama temen-temen dan lagi registrasi online buat matkul semester ini😐

  15. Agfian Muntaha

    bah, alasan saja kau ini, :p

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s