Senyummu Meluruhkan Kebencianku

Entah tulisan malam ini terkesan curhatan galau atau tidak, aku tidak peduli. Aku  hanya ingin berbagi, tentang senyum manis seorang wanita muda. Senyum yang membiarkan angin tetap berhembus lembut menerpa wajahku, namun membuat mata memicing. Bukan, bukan karena takut, hanya saja senyumnya begitu menawan, bagaikan ganja yang membawa kita terbang ke nafsu pribadi kita.

Aku tak tahu, sampai kapan senyum itu akan terjaga manis di bibirnya. Bahkan kadang, senyum itu enggan datanng. Di saat semua serba salah, di saat dada yang sesak tak dapat menahan ronta hati yang merasa dicurangi, senyum itu hilang. Namun, pada akhirnya, waktu berhasil membawa senyum itu kembali ke tempatnya. Kembali ke wajah ayu nan menggoda itu.

Ah, seandainya hanya aku yang engkau beri senyum itu, pasti dunia pun iri. Sayangnya, aku belum layak mengklaim senyummu, aku bukan siapa-siapa. Aku hanya orang yang secara semena-mena mengaku kau adalah milikku, sedang pada kenyataannya? Engkau masih milik dunia.

Tapi tak masalah, selama aku bisa melihat senyummu…

Kadangkala aku benci dengan segala yang berputar di sekitarku. Kadangkala aku resah dengan jalan yang menantiku di depan. Bahkan, kadangkala aku lupa siapa aku sebenarnya. Tapi senyummu, meluruhkan kebencianku.

Hai kau yang di sana, aku bahagia melihat senyummu malam ini. Penantianku tak berujung pada distilasi penuh keputusasaan. Tak masalah walau hanya sebentar, senyummu telah membuat hatiku menyublim dalam fase yang paling indah.

Terimakasih untuk senyummu malam ini.

Thanks God You made her. I know You do love her much more than i did, but still, i beg You to keep her save…

2 Komentar

Filed under Sehari-hari

2 responses to “Senyummu Meluruhkan Kebencianku

  1. Ian Bood

    cewek bro cewek -____-

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s