[Puisi] Dalam Hujan

Hmm, mungkin karena suasana hati saya sedang syahdu pagi ini, maka saya memutuskan untuk menuliskan sebuah puisi. Puisi yang polos tentunya, karena saya pun masih awam soal yang namanya puisi. Puisi yang sederhana tentunya, karena saya sendiri, terlalu sederhana untuk sebuah puisi.🙂

Puisi ini bukan tentang cinta dan persahabatan, bukan pula tentang perang, apalagi tentang senyuman, tapi ini tentang alam…..

dan aku…

Puisi ini hanya sebuah representasi ku, dalam menyikapu sebuah fenomena alam yang sudah sering kita rasakan bersama. Hujan…

So, enjoy it, my friends,😀

Dalam Hujan

Dalam hujan aku merenung, memikirkan setiap imajinasi,
Menahan semua bayangan yang meraung, dan mencoba untuk tidak berhalusinasi

Dalam hujan aku terdiam, hanya melihat sebuah kekosongan,
Membiarkan semuanya menjadi sebuah angan-angan, dan menutupnya dikemudian hari

Dalam hujan aku menangis, menyadari bahwa setiap kali air jatuh ke bumi,
Maka pada saat itu pula hatiku terkoyak, dan ingin berlari meninggalkan jiwaku
Karena aku harus tahu, bahwa hujan yang turun di hatiku, jauh lebih dahsyat dibanding hujan itu sendiri
Selalu dengan sopannya membasahi setiap jengkal hatiku dan tak pernah menawarkan sebuah kain kering untuk membersihkannya

Namun aku tidak dapat melakukan apa-apa terhadap hal itu…

Yang dapat aku lakukan hanyalah menerima tetesan itu di dalam perasaanku
Dan membiarkannya mengalir bersama kesepian, untuk kemudian hilang dari hatiku, perasaanku,

Juga jiwaku…

Oh hujan, kau selalu datang pada saat yang tidak tepat,
Di saat aku sedang bersemangat, kau datang, mengacaukan setiap spirit yang telah kubangun bersama sehatnya badanku
Di saat aku sedang kesepian kau turun dan menyadarkanku betapa sendirinya aku saat itu, dan aku selalu kesepian, memang kesepian…

Oh…

Airmu memang kadang membawa berkah, tapi lebih sering menurunkan bencana untukku dan hatiku, serta ragaku…

Hujan, kau memang yang paling setia menungguiku untuk pulang dan berdiam di tempat, kau selalu ada menemaniku…

Huft…

Dalam hujan aku berteriak, berlari, dan mencoba terbang
Hingga aku sadari, bahwa hujan telah membuat semua aspek dalam diriku menjadi terbuang…

Dan hilang…

Selayaknya burung yang terbang dari sarangnya dan kemudian kehilangan sayapnya untuk terbang lagi, sehingga dia tidak pernah bisa pulang…

Dalam hujan aku tertidur, menunggu sebuah takdir yang memang tidak bisa kutembus…

Jogja, 18 Maret 2010

2 Komentar

Filed under Gag jelas

2 responses to “[Puisi] Dalam Hujan

  1. Keren sekali kak puisinya..
    BTW, kapan nikah?🙂 #peace

  2. Ian Bood

    errr, hehe

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s