Masalah Ijazah Yang Basah

dapet gambar ini dari theposkamling.com

Haha, keren gag judul di atas? Bukan apa-apa sih. Gue emang lagi pengen aja bikin judul yang akhirannya sama. Ah-ah-ah (jangan mikir ngeres). Tapi emang, gue lagi pengen bahas soal ijazah kali ini. Ijazah apa? Semuanya, mulai dari ijazah sekolah, SIM, Sertifkat rumah, sampai sertifikat Toefl. Pokoknya semua yang berbau surat-surat prestasi gitu deh!

Emang kenapa dengan ijazah?

Oke, gue mau cerita dikit soal kehidupa gue beberapa waktu ini. Beberapa waktu terakhir, gue habiskan hidup gue untuk galau skripsi. Ya, gue bingung banget soal skripsi gue yang masih terkatung-katung. (sebenarnya gag juga sih, skripsi gue sama sekali belum mulai kok, haha) Lalu tiba-tiba gue ngeliat iklan kayag gambar di atas. Iklan orang jualan Ijazah abal-abal! Gimana gag kesel coba?

Bayangin, gue di sini bersama teman-teman seangkatan gue yang lain, sedang berpikir keras untuk menutup masa studi 4 tahun kita dengan indah lewat jalan yang terjal. Eh, hla kok di situ ada yang nawarin ijazah abal-abal dengan penghargaan yang tentunya akan sama dengan kerja keras kita. Rasanya tu kayag… Emm, kita ngupil berjam-jam buat dapet upil seberat 1kg, tapi disamping kita ada yang udah dapet upil 1kg tanpa ngupil! Kebayang gag sakitnya kayag apa? (sakit dalam arti sebenarnya, bukan sakit hati)

vicenzadavid-losgalaticos.blogspot.com

it's f'cking hurt, and i'm not getting any prize from it? That's not fair!

Well, sakit sih. Tapi memang ini kenyataannya. Bahwa korupsi sudah melanda sedemikian parahnya negeri ini. Korupsi sudah jadi hal yang terlalu wajar untuk diri kita. Gue takut, negeri ini akan bernasib sama dengan VOC, yang dulu kekayaannya melebihi Belanda, namun harus bangkrut gara-gara korupsi.

 Lah, kita kan negara, mana bisa bangkrut?

Bisa kok. Yunani aja sekarang sudah hampir bangkrut. But, since i’m not economic student, i won’t talking too much about that.

kristolog.blogspot.com

kalo supermarket bangkrut, kamu boleh ambil dagangannya, kalo negara bangkrut? mungkin kita boleh ambil gunung-gunungnya

Berarti emang bener kata orang-orang selama ini. “Bego Lu kalo kuliah buat nyari ijazah!”

Bener banget lah, orang ijazah jaman sekarang bisa dibeli dimana-mana. Mungkin, 10 tahun lagi pemalsu ijazah bakal buka warung di pinggir jalan. Kayag tukang plat nomer dan tukang duplikat kunci. Miris!

Trus kalo kuliah nyari apa dong bang?

Haha, banyak lah yang bisa dicari di kuliah! Di kuliah itu Lu bisa nyari relasi, kenalan, pengalaman organisasi dengan resiko yang nyata (ciehhhhh), bahkan bisa menjadi awal dari perjalanan menuju cita-cita Lu! Kuliah juga bisa jadi status andalan kita buat menutupi kalo kita itu sebenarnya pengangguran (Hell yeah, that was f*cking right, we are jobless!). Sebenarnya mau bilang kalo kuliah juga bisa buat cuci mata dan cari pemandangan seger, tapi….

Oke, jadi tetep semangat kuliah ya. Gag usah tergiur buat beli ijazah abal-abal, bikinnya kalo kepepet aja *eh. Kenapa gue malah kayag promosi buat bikin ijazah abal-abal ya? Ah, terserah, namanya juga orang galau skripsi, jadi ya apa-apa jadi serba galau. Haha!

Walopun postingannya gag jelas gini, gue bakal tetep nutup ni tulisan dengan berkarakter.

Wallahu’alam Bishowab

(keren kan penutupannya?)

2 Komentar

Filed under pendidikan, Sehari-hari

2 responses to “Masalah Ijazah Yang Basah

  1. Itulah yang terjadi kalau ijazah lebih dihargai daripada kemampuan. Bukan sepenuhnya salah yang beli ijazah, tapi yang bikin kuliah mahal (4 tahun kuliah > 50jt, beli ijazah 15jt) dan sistem yang tidak menghargai kemampuan juga harus bertanggungjawab.🙂

  2. Hebat, inilah semangat muda.🙂

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s