Bukalah Matamu, PSSI!

sumber : deviantart

Banyak berita yang membuat saya kaget beberapa hari ini. Ya memang sih, berita memang dirancang untuk mengagetkan orang. Kalo berita itu tidak bisa membuat orang kaget, berarti beritanya gag sukses! Dan anda tahu apa yang membuat saya paling kaget??

Kekalahan 10 – 0 Indonesia melawan Bahrain. Sakit.

Sejak saya lahir, saya belum pernah melihat tim nasional kebanggan saya dibantai sedemikian rupa. Waktu dibantai oleh Urugay dulu saya masih sedikit maklum, kita memang kalah kelas sama juara tiga pada piala dunia 2010 itu. Tapi melawan Bahrain? Dengan skor yang lebih besar? Big No! Indonesia tidak pantas mengalami kekalahan sebesar ini!

Saya mencari-cari alasan mengapa Indonesia bisa dilumat dengan sedemikian mengerikannya. Lalu saya baca beberapa artikel di portal olahraga, seperti goal.com. Saya menemukan beberapa alasan mengapa Indonesia bisa dibantai. Oficial maupun petinggi PSSI beralasan, bahwa Indonesia banyak dirugikan oleh wasit dalam pertandingan itu. Kartu merah pada menit awal yang menimpa Samsidar sekaligus empat penalti adalah hal yang dianggap para bos tidak fair.

Sekilas mungkin memang benar, keputusan wasit cukup tidak menguntungkan Indonesia. Namun karena saya tidak melihat secara langsung pertandingannya, maka saya tidak tahu, apakah keputusan wasit tepat atau salah. Bisa saja Samsidar memang melakukan pelanggaran yang pantas dikartu merah bukan? Tapi sekali lagi, saya tidak tahu.

Akan tetapi, tiba-tiba saya merasa sangat kaget! Saya melihat susunan pemain Indonesia. Dan ternyata, yang saya lihat adalah nama-nama pemain yang semuanya bermain di LPI. Wow!

Saya tidak bilang kalau pemain LPI itu jelek-jelek. Tapi yang ingin saya coba katakan adalah, bahwa pemain Indonesia di ISL juga tidak seharusnya dicampakkan begitu saja. Akhirnya saya mengerti alasan mengapa Indonesia bisa dihabisi begitu mudahnya. Indonesia hanya memakai setengah kekuatan saja. Ya, setengah. Ibaratnya, jika kita bermain tinju, maka kita hanya memakai tangan kanan untuk memukul. Tangan kirinya? Kita masukkan ke dalam saku celana.

Kita warga Indonesia pasti mendukung Indonesia dan PSSI, pasti! Namun tentunya, kita berharap mendukung tim yang bermain dengan kekuatan penuh. Bukan tim dengan kekuatan setengah-setengah. Saya bilang setengah-setengah karena ada unsur politik dalam pemilihan pemain. Sungguh, PSSI sangat keterlaluan!

Indonesia adalah negara kaya dengan jumlah penduduk 220 juta lebih. Memilih 11 orang di lapangan tentu tidak susah. Tidak perlu cari-cari orang. Namun, bukan berarti para pemain itu sampah yang bisa dipermainkan oleh anda, para bos PSSI!

Jadi, bukalah matamu, PSSI…

1 Komentar

Filed under Freedom to speak

One response to “Bukalah Matamu, PSSI!

  1. Semuanya terjadi karena tidak ada orang yang mau mengalah antara kubu IPL dan ISL… semoga ada perubahan yan gberarti buat negeri ini…

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s