Mari Kita Tingkatkan Kualitas Diri

Assalamu’alaikum…

Pada pagi ini saya memutuskan untuk menulis beberapa hal tentang peningkatan kualitas diri. Hal ini saya lakukan, bukan karena saya sudah memiliki kualitas diri yang luar biasa. Sebaliknya. saya sama sekali belum mencapai level kehidupan yang saya inginkan. Dan lewat tulisan inilah, saya akan mencoba sama-sama belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.🙂

Kita tentu tahu, bahwa ada banyak cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas diri. Namun, jika kita terpaku pada cara yang banyak itu, dan hanya terus mencari kumpulan cara itu. Maka pada akhirnya kita tidak akan action, setuju? Karena itulah, ada baiknya setelah kita melihat salah satu cara (ya, satu saja) lalu kita segera praktekkan, action!

Cara-cara yang akan saya sharekan ini juga merupakan rangkuman dari berbagai sumber. Ada yang dari anne ahira, buku-buku, dan bahkan saya sendiri,🙂

Oke, mari kita membahas cara untuk meningkatkan kualitas diri. Cara itu adalah, hilangkan asumsi-asumsi yang menghalangi kita untuk maju.

Ada suatu kisah yang unik dan nyata. Ada seekor Gajah yang sudah dirantai sejak kecil sepanjang 4 meter. Lalu saat si Gajah sudah beranjak dewasa, rantai yang mengikatnya di ganti dengan seutas benang. Lalu apa yang terjadi?

Si Gajah tetap berlaku seolah-olah dia dirantai!

Menakjubkan bukan? Kira-kira, mengapa hal seperti itu bisa terjadi? Menurut saya alasannya jelas, karena si Gajah sudah terjebak asumsinya sendiri, bahwa dia dirantai.

Jadi anda mengerti bukan, mengapa asumsi itu kadang bisa menjadi sangat mengerikan? Kita tidak pernah tahu, berapa banyak peluang yang terbuang karena asumsi negatif tersebut. Karena itulah, menghilangkan asumsi negatif itu perlu.

Lalu pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara menghilangkan asumsi-asumsi negatif itu?

Tentu semua orang memiliki jawabannya sendiri. Dan inilah pendapat saya, dan semoga bisa menginspirasi pembaca untuk berkreatif ria dalam mengilangkan asumsi-asumsi negatif.

Pertama, mari kita lebih memandang positif diri kita. Karena mungkin, diri kita lebih hebat dari yang kita bayangkan. Dan adakalanya, kita juga melihat kelemahan orang lain. Hal itu, sedikit banyak akan membuat rasa percaya diri kita menguat. Hal ini pernah dijadikan Ronald Frank (sang ahli cinta, pria idaman) sebagai cara untuk menaklukkan wanita. “Saat melihat wanita cantik yang terkesan sempurna, carilah kelemahannya, maka anda akan tahu bahwa anda sebenarnya masih berada dalam dunia yang sama dengan wanita tersebut.” Begitu kira-kira ucapannya.

Dan hal itu memang benar. Kadang, kita melihat seseorang yang begitu sempurna, sehingga kita merasa minder untuk bersaing, bekerja sama, ataupun berkonfrontasi dengan dia. Padahal jika kita melihat kelemahannya, kita akan tahu, bahwa kita juga memiliki kemampuan untuk sejajar dengan orang yang kita anggap sempurna tadi. Istilah Jawa yang terkenal untuk ini adalah,”Wong podho-podho mangan segone kok wedi?” (Orang sama-sama makan nasi kok takut?”

Kedua, mari paksa diri kita untuk keluar dari zona nyaman dan melakukan hal-hal hebat yang takut kita lakukan. Ya, paksa diri kita!

Secara teori memang mudah, namun dalam pelaksanaannya nanti tentu tidaklah mudah. Kita akan lelah, kadang juga kehilangan semangat, atau bahkan berpikir untuk menyerah. Karena itulah, ada baiknya kita menemukan cara untuk memompa semangat kita. Apakah lewat membaca buku motivasi atau melihat video motivasi, atau mau lewat hangout bersama teman-teman, atau bahkan meminta dukungan dari orang-orang yang kita sayang. Banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk menaikkan mood kita. Yang perlu kita lakukan, hanyalah mengetahui caranya, dan lakukan untuk menaikkan mood kita lagi. Setelah itu? Lanjutkan hal besar yang sudah kita mulai itu. Kita pasti bisa!

Yap, mungkin itu saja sedikit hal yang bisa saya sharekan hari ini. Semoga bermanfaat.🙂

Tinggalkan komentar

Filed under Freedom to speak

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s