KKN day 3 : Grand Launching KKN-PPM UGM Mantren 2011

Akhirnya hari yang kami tunggu-tunggu datang juga, kami disambut dengan acara pembukaan yang diadakan oleh Kecamatan. Pak Camat beserta pak Wakapolres datang langsung untuk menyambut kami. Meskipun mendapat beberapa kritikan dari pak Camat, kami sangat menikmati acara tersebut. Akhirnya, sekarang kita sudah resmi menjadi mahasiswa KKN-PPM UGM tahun 2011, mantap!
Di pagi yang cerah itu, kami juga mengadakan peluncuran roket perdana di depan beberapa perangkat desa, seperti pak Lurah, pak Carik, juga pak Bayan. Peluncuran pertama mengalami sukses besar. Roket meluncur dengan indah, membentuk sebuah lintasan parabola, dan membelah angkasa menjadi segurat kemenangan. Namun karena orang yang ada di lapangan belum lengkap, maka peluncuran pun diminta untuk diulang. Oke, permintaan diterima, peluncuran diulang.
Aep si penggagas roket merakit roket ke dalam bentuk yang sesuai. Yano, ikut memegangkan pipa peluncuran. Kemudian Johan, memompa dengan semangat. Udara terus dipompa ke dalam botol roket. Johan terlihat seperti seonggok jantung yang sedang bekerja sangat keras untuk menuntaskan tugasnya, memompa darah. Aliran semakin kuat, roket benar-benar terlihat siap meluncur. Semakin kuat, dan semakin kuat, hingga akhirnya….
Dorr!!
Roketnya meledak di bawah!
Peluncuran kedua gagal!
Lalu yang lain berusaha merakit ulang. Roket diluncurkan lagi dan gagal lagi, sampai tiga kali. Hingga akhirnya Aep menyerah. Santai bro, ini masih awal KKN, di akhir nanti, pasti akan berhasil, hoho.
Setelah acara pembukaan selesai, kita kembali ke sub unit masing-masing, menjalankan tugas yang telah diembankan kepada kita. Sub unit utara dengan dipimpin oleh Fajar Merendra menuju ke tempat Pak RT 5, yang sekaligus penanggung jawab masjid besar di pinggir jalan raya. Dengan sedikit perjuangan, kita dapat bertemu dengan beliau. Dari pertemuan itu, kita mendapat banyak sekali masukan dan bimbingan dalam mengerjakan program KKN kita. Dengan dibantu oleh beliau, ba’da maghrib nanti kita akan dipertemukan dengan pengurus masjid yang dapat membantu kita mengadakan TPA. Setelah semua dirasa cukup, maka kita memutuskan untuk pulang.
Sebenarnya kita bermaksud untuk mampir ke tempat pak RT 3, 2, dan 1. Namun karena waktunya sedang tidak mendukung, yaitu sudah memasuki waktu Dhuhur, maka kami urungkan niat kami itu. Kami memutuskan untuk sholat terlebih dahulu.
Selesai sholat kami tidak langsung berkunjung, karena kami harus menunggu teman kami lainnya yang sedang sholat. Eh, ternyata ada rezeki datang, anak-anak kecil cewek nan imut dan menggemaskan datang bermain ke tempat kami. Saya pun dengan antusias menggoda mereka. Saya cukup bersemangat bermain bersama mereka, sementara teman-teman saya yang lain seperti Ghofur, Rendra, dan Aep tidur. Saya justru bersuka ria bersama anak-anak kecil itu. Ada anak yang paling cerewet namanya Desi, ada juga yang paling imut namanya Ingki. Juga ada cewek kecil pemalu namanya Elok, terus Rika dan adik cowoknya yang pemalu dan sedikit nakal, namanya Mamoy. Pokoknya asik deh!
Kemudian tiba-tiba ada panggilan dari Kormanit untuk berkumpul ditengah karena DPL sudah datang ke lokasi. Kontan saja kita langsung berbondong menuju ke tengah, bagaikan bebek yang sedang bermigrasi, bedanya, kita tidak membentuk formasi V seperti bebek itu. Tapi juga ada yang sama, kita ramai seperti bebek-bebek itu! Yang paling menyedihkan, saat Ingki mengatai saya jelek, ukh, hati saya benar-benar teriris. T.T
Sampai di sana kita ngobrol sebentar lalu makan. Huft, ternyata ada atau tidak ada DPL, acara intinya tetap saja sama, yaitu makan-makan, haha. Sebenarnya tidak separah itu juga sih, sebelumnya ada perbincangan hangat untuk membahas KKN ini akan seperti apa selanjutnya.
Setelah makan saya dan Ghofur bekerja sama membuat jemuran dari bambu dan rafia. Sedikit repot sih, namun itu memang harus kita lakukan. Hasilnya pun lumayan, setidaknya tidak malu-maluin lah di depan orang lain, hoho.
Kemudian untuk mempertahankan kegantengan saya, saya memutuskan untuk mandi, yee haa! Maklum, derita orang terlanjur ganteng, harus selalu menjaga kebersihan, haha! Eh, tidak dinyana setelah mandi gigi saya justru copot, kegantengan saya jadi berkurang karenanya. Kalau dulu saya selevel Bradd Pitt, maka setelah gigi saya copot jadi seperti Tom Cruise (lah, sama aja!).
Pada petang hari, kita memenuhi janji kita untuk menemui mas Epy, sang pengurus masjid terutama masjid anak-anak. Beliau sangat mendukung usaha kita untuk mengadakan TPA dilingkungan Mantren Utara atau Nglorok. Beliau siap membantu segala keperluan kita dalam mengadakan TPA ini, pokoknya asik deh.
Akhirnya, malam ini diakhiri dengan rapat unit yang cukup alot dan berat. Karena malas memperkeruh suasana, maka saya memutuskan untuk diam saja dan asik smsan dengan si cantik, haha!
Hari ini diakhiri dengan pertemuan saya dengan si cantik di alam mimpi. Ugh, saya benar-benar kangen sama si cantik! (galau jauh dari pacar)

Tinggalkan komentar

Filed under pendidikan, Sehari-hari

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s