Kamu dan Hidupmu Adalah Penting!!


Pernahkah anda merasa tidak penting? Merasa terbuang seakan-akan anda hanyalah bagian sampah yang diharuskan mengisi planet ini? Di mana anda merasa hidup anda tidaklah berpengaruh pada orang lain, lingkungan tempat anda berada, dan bahkan untuk diri anda sendiri? Berharap anda tidak pernah dilahirkan? Jika iya, berarti anda sama dengan saya. Saya yang dulu maksudnya.

Ya, dulu saya sempat sesekali merasa tidak penting dan merasa bahwa saya tidak pantas ada di dunia ini. Kesannya hanya menyusahkan orangtua saja. Membuat mereka harus berpikir dan bekerja lebih keras untuk menghidupi saya. Membuat mereka harus sekali lagi mengahadapi tangisan anak kecil yang benar-benar menyiksa telinga. Semua itu sempat terpikir oleh saya. Tapi seperti cerita indah lainnya, selalu saja ada orang yang menyadarkan kita di saat kita berada di jalan yang salah seperti itu.

Beruntung bagi saya, orang itu tidak hanya satu, melainkan ada sangat banyak. Sangat banyak untuk dapat saya sebutkan satu persatu. Yang saya yakin jika saya sebutkan satu persatu, anda akan sangat bosan membacanya sebagaimana saya lelah menulisnya. Tapi dari yang banyak itu, ada yang sangat spesial. Yang telah memberikan saya kesempatan kedua untuk bangkit. Melupakan kebodohan yang sempat mampir di kepala saya. Hingga kemudian berjalan maju lurus ke depan membawa sebuah semangat baru.

Orang itu adalah ibuku. Yang selalu mensyukuri setiap langkah yang kubawa. Selalu tersenyum dalam setiap keberhasilanku. Juga selalu mengintropeksi setiap kesalahanku sehingga aku merasa penting. Dan yang paling tidak kuduga adalah, tidak sedetik pun dia mengeluh pernah melahirkanku. Anak bontot yang tiba-tiba keluar. Itu benar-benar membuat hatiku menangis, dan menemukan kekuatan baru. Terima kasih ibu,🙂

Tapi, cerita di atas mungkin bisa anda kategorikan sebagai cerita ‘So what?’. Mengapa begitu, karena itu adalah pengalaman pribadi saya yang artinya tidaklah begitu berguna bagi anda. Ya, saya cukup setuju akan hal itu. Tapi perlu anda tahu, tujuan saya di sini hanyalah untuk sedikit memberikan gambaran pada anda, bahwa adalah wajar jika kita merasa tidak berguna pada awalnya. Bukanlah hal yang memalukan sebenarnya untuk kita akui bahwa kita sempat merasa tidak berguna. Kemudian jika anda sudah berani mengakui perasaan anda itu, maka menghilangkannya bukanlah perkara sulit.

Lalu, bagaimana cara untuk menghilangkannya? Well, sebenarnya tidak ada jawaban yang statis untuk itu. Setiap orang pasti memiliki Jawaban sendiri-sendiri tentang cara itu. Namun, sebenarnya jika kita mau sedikit saja menggeneralisir tentang cara itu secara umum, mungkin ada satu jawaban yang mencakup semua jawaban yang berbeda-beda itu.

Bagi saya, -sekali lagi saya menmberi sebuah jawaban yang berdasarkan pengalaman pribadi- cara untuk menghilangkan perasaan tidak penting dalam hidup ini adalah dengan mencari tanggung jawab. Tentu saja tanggung jawab di sini adalah sesuatu yang positif. Dengan kita memikul tanggung jawab, maka orang-orang di sekitar kita pun akan menganggap kita penting. Mereka akan mencari-cari kita, bahkan terkadang meminta pertolongan kepada kita.

Tapi tentu saja, kita tidak akan dapat menunaikan tanggung jawab kita tanpa adanya kemampuan ataupun skill yang kita miliki. Jadi, walau bagaimanapun juga kita harus mempunyai sebuah kemampuan yang membuat orang lain merasa perlu untuk minta bantuan kita. Yang membuat kita kemudian merasa penting. Dan jawaban untuk menjadi seperti itu adalah dengan BELAJAR. Ya, sebuah kata yang menurut saya sangat kuat maknanya. Memberi kita sebuah kekuatan baru untuk melangkah di dunia ini.

Dengan belajar kita akan menemukan kekuatan kita sendiri. Dengan belajar kita akan menemukan kekuatan di dalam dunia ini. Dengan belajar kita akan mendapatkan sesuatu yang baru. Dan bisa jadi, sesuatu yang baru itu nanti salah satunya adalah…

Kenyataan bahwa kita itu penting!

Tinggalkan komentar

Filed under Freedom to speak

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s