Cinta yang Membunuh

“Binatang saja tahu mana lawan jenisnya…” (Buya Hamka)

***

Cinta yang membunuh? Maksudnya seperti Romeo dan Juliet gitu? Sebuah kisah tentang cinta suci yang harus berakhir tragis dengan terbunuhnya dua orang yang saling mencintai itu?

Hmm, sebenarnya, cerita  dari dua remaja yang sedang dimabuk cinta itu bukanlah sebuah cinta yang membunuh. Iya, memang kisahnya berakhir dengan kematian, tapi bukan cintanya yang membunuh, melainkan kebodohan dua orang itulah  yang membuat kisah cinta nan romantis berakhir dengan lumuran darah.

Lalu, apa cinta yang membunuh itu? Yaitu cinta yang benar-benar terlarang, dan tak sewajarnya dilakukan oleh manusia. Dan, bagi saya, cinta itu adalah: Cinta sesama jenis!

Ya, cinta sesama jenis adalah cinta yang membunuh. Cinta yang bagi saya sangat tidak masuk akal, dan membuktikan betapa lemahnya orang yang memutuskan untuk menyerah pada pikiran negatifnya dan mengatakan, “perasaan ini timbul dengan sendirinya…”

Parahnya, dunia saat ini semakin terhegemoni oleh pemikiran yang menganggap itu adalah hal yang biasa. Bahkan, sekarang Prancis pun sudah melegalkan pernikahan sesama jenis. WTF! Tidak hanya itu saja, beberapa perusahaan pun sekarang sudah berani mengadakan undian yang hadiahnya akan menikahkan pasangan sejenis di negara yang melegalkan pernikahan itu. Dan lomba itu menarik, karena diadakan di negara yang belum melegalkan pernikahan sesama jenis. Dan coba tebak, berapa orang yang ikut undian berhadiah itu? 80.000 orang! Iya, hampir seratus ribu orang! Dan itu gila!

Sungguh bagi saya, hal itu sangat disayangkan. Padahal, hukum dua agama besar di dunia ini sudah jelas terhadapnya, haram. Ya, baik umat kristiani maupun muslim jelas-jelas menentang adanya praktik cinta yang membunuh seperti ini. Namun, semakin lama, cinta ini semakin menguasai dunia. Bahkan, pada tahun 2003, muncullah seorang uskup gay yang pertama di AS. Entah, kalau sekarang sudah ada berapa orang gay yang berkuasa di Gereja.

Sebuah situs komik pun meramalkan, bahwa 50 tahun lagi (atau mungkin kurang) orang yang menentang gay akan terlihat seperti orang yang membenci negro di masa lalu (50 tahun lalu).

Khusus bagi agama islam sendiri, hukum terhadap cinta sesama jenis adalah sesuatu yang haram, dan bahkan sudah tidak haram untuk diadili. Contoh paling sempurna untuk perbandingan adalah kaum nabi Luth. Dan dalam berbagai kesempatan pun, Nabi besar Muhammad SAW mengucapkan bahaya perilaku seperti kaum nabi Luth adalah yang paling ditakutkannya.

Lalu bagaimana kita sebaiknya menyikapi cinta yang sesat ini? Well, cukup berat bagi saya, karena saya sendiri pun tidak pernah berdialog secara langsung dengan orang gay ataupun lesbi, sehingga pandangan saya bisa dibilang belum cukup dewasa dan luas dalam ranah ini. Namun, nurani saya mengatakan, bahwa Homo (gay dan lesbi) adalah sesuatu yang tidak benar. it’s just wrong…

2 Komentar

Filed under Freedom to speak

2 responses to “Cinta yang Membunuh

  1. ehmmm… cinta sesama jenis itu … gak berani komen nih saya, salah sih tapi … ada beberapa orang yang mengalami kelainan dan itu sebenarnya juga bukan mau dia. ehem, gimana ya? hihi, gitu deh.

    selamat ya, kamu salah satu pemenang Giveaway Novel, CD dan Pulsa di http://argalitha.blogspot.com/2013/05/pemenang-giveaway-novel-cd-dan-pulsa.html
    silakan baca pengumumannya, trims

  2. Terhemogeni itu apa ya?
    memang benar kaum sesama jenis itu hmm, membunuh.
    membunuh perasaan dan cinta yang seharusnya.
    isha dulu pernah ngalamin punya emen yang ‘katanya’ suka sama cewek lagi. emang kalau di liat2 kebiasaannya agak aneh, suka ngelus2 tangan dll.
    orang2 yang suka sesama jenis ini cenderung pencemburu berat, berani melakukan apapun agar si dia tidak ada yang mendekati, bahkan membunuh secara real.
    dulu pun, entah di jaman nabi siapa -lupa pernah ada kejadian yang seperti ini dan di adzab oleh Allah. hmm, sebenarnya kalau mau berusaha lebih keras insyaallah perasaan yang kayak gitu bakal hilang.. serem kan, liat jeruk makan jeruk.. iiiihhh >.<

Silahkan berkomentar dengan sopan dan asik. Insya Allah gue bakal kunjungan balik :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s