Bukan Pahlawan

Februari 1, 2010

Sedikit bernostalgia, lagu ini merupakan lagu dari SID yang pertama kali saya dengarkan, dan jujur, saya merasa lagu ini adalah yang terbaik dari SID. Apalagi dalam video klipnya, efek saat intro ditambah sedikit puisi indah dari anak kecil menjadi ornament-ornamen yang semakin memperindah lagu SID. Dan mungkin dari situ, saya merasakan kehebatan SID dan mulai menaruh perhatian lebih terhadap mereka. Thanks to bukan pahlawan!
Ok. Sekarang kita masuk ke intinya, adalah bagaimana pandangan saya tentang pengertian dari lagu bukan pahlawan ini. Sejujurnya, lirik lagu ini cukup berat dan puitis. Dengan kata-kata pemabuk dipelukan pelacur jalanan, bermahkotakan duri tajam, dan kata-kata lainnya, sungguh berat dan filosofis.
Sebelum melangkah kepada pembahasan yang lebih jauh lagi, mari kita simak sama-sama lirik lagu bukan pahlawan ini. Kalau mau dengerin lagunya, dengerin di mp3 masing-masing saja ya, pasti udah punya kan?

Makna yang terkandung di dalam lagu ini sendiri menurut saya adalah sebuah kritik sosial yang dilakukan oleh anak-anak SID terhadap ketidak puasan mereka terhadap keadaan masyarakat yang menurut mereka masih sangat menyedihkan. Kemiskinan merajalela, kebencian dan pertarungan di mana-mana, dan yang terburuk, ketampanan dan keindahan fisik dianggap sebagai raja dari segala-galanya. Bagi mereka, itu semua adalah sekumpulan sampah yang harus diperbaiki, dibuang, dan dilupakan oleh masyarakat. Masyarakat harus maju dan melupakan hal-hal bodoh itu. Dan itulah, kemudian muncul lagu bukan pahlawan sebagai refleksi kebencian dan ketidakpuasan SID.
Wow, cukup keren bukan? Memang sih, tapi jujur saja, itu hanyalah pendapat dari saya saja. Mungkin benar dan mungkin salah. Tapi saya yakin, sebagian besar brotha and sista outsider akan setuju dengan pendapat saya tentang lagu ini di atas. Tapi tentu saja, semuanya terbuka di sini, jika ada brotha and sista yang ingin berpendapat, silahkan tulis comment saja, biarkan dunia mendengar suara kalian, suara kita, suara OUTSIDER dan LADYROSE!!!

Sekilas tentang gempa Haiti

Januari 21, 2010

Musibah besar kembali mengguncang manusia. Hal ini terjadi di Haiti, salah satu negara miskin yang kini semakin harus mendapat cobaan karena bencana luar biasa besar ini. Musibah yang menewaskan lebih dari 100.000 nyawa manusia ini memang mengagetkan. Dan tak pelak, kita jadi ingat akan musibah yang hampir sama besarnya yang terjadi di Indonesia dan lautan pasifik lainnya, tsunami tahun 2004.
Hal ini memang menyeramkan. Musibah terus berdatangan di bumi pertiwi dan tak ada yang dapat manusia lakukan. Mengapa saya bilang bahwa manusia tidak dapat melakukan apapun? Karena manusia saat ini telah dengan sengaja mengalah pada nafsunya. Membiarkan keinginan busuk mereka menggerogoti setiap nurani yang tersisa. Sehingga mau tidak mau, mereka dan mungkin juga kita dan saya, terus-terusan melakukan kegiatan yang dapat merusak keseimbangan ekosistem di dunia ini. Baca entri selengkapnya »

Pagi itu, hari Sabtu yang cerah pada tanggal 14 November 2009, berkumpulah sekelompok anak dengan baju yang sama-biru cerah- di Koperasi KOPMA UGM. Sekitar 8 anak yang berkumpul saat itu terlihat besemangat. Apalagi setelah beberapa anak lain datang dengan pakaian yang bebas, dan juga dengan semangat yang sama, mungkin lebih. Ternyata, yang berbaju biru muda merupakan Panitia dari acara DIKORG SEDASA FAMILY, sedang yang berpakaian bebas adalah pesertanya. Namun, walaupun berpakaian bebas, para peserta tetap memiliki identitas yang jelas, yaitu co card. Yang tentunya juga berbentuk beraneka macam, dan kreatif. Baca entri selengkapnya »

Mengapa ikut DIKORG

November 10, 2009

15768_1149123328868_1251143228_30356767_948148_nSetelah bersusah-susah untuk ikut diksar agar menjadi anggota aktif koperasi KOPMA UGM, trus kenapa sekarang  kita mesti ikut dikorg? Mungkin itulah pertanyaan yang sering kali terlintas di benak teman-teman saat belakangan ini sering sekali diajak untuk ikut dikorg. Padahal kalau dilihat secara utuh, teman-teman mungkin merasa gag perlu untuk ikut dikorg. Sudah biaya mahal, menghabiskan waktu, toh kalau tidak ikut dikorg, kita tetap bisa ikut kegiatan di KOPMA kan? Hmm, mungkin seklilas pemikiran itu benar…. untuk sebuah pemikiran sempit!! Wow, kok saya berani bilang untuk pemikiran sempit? Ingin tahu alasannya? Makanya tetep baca sedikit tulisan ini. Lalu, kalian boleh protes jika tak setuju dengan pemikiran saya, asal saya jangan dipukulin ajaw, n_n Baca entri selengkapnya »

Setelah satu hari yang lalu menyelesaikan misi di Brebah dan juga Gamping, kini tibalah aku pada hari kedua. Dengan misi baru yaitu Minggir, sebuah kecamatan yang lagi-lagi ternyata sangat pelosok. Karena bertempat dekat dengan Magelang, SHIT! Tapi aku sadar, mengeluh tidak akan memberikan apa-apa saat ini. Jauh lebih penting bagiku untuk segera berbuat sesuatu. Berdasarkan hal itulah, maka pada hari ini, kamis 29 oktober 2009, aku berangkat bersama teman-temanku.

Formasi kami masih tidak jauh berbeda, ada aku, IKhsan, Mahfita, Radit, dan Wiznu. Hanya saja, untuk saat ini wajah ganteng Dani digantikan oleh pesona dari Ariyatno. Salah satu mahasiswa terpintar di ilmu komunikasi UGM 08. Dan akhirnya perjalanan pun dimulai. 6 orang berangkat dengan 4 motor.

Dan seperti biasa, perjalanan panjang nan berliku di pinggir sawah harus kami lalui. Dengan kecepatan tinggi, kami akhirnya dapat sampai di tujuan dengan waktu setengah jam. Tanpa ba-bi-bu lagi, kami langsung menyusun strategi. Dan akhirnya, kenyataan menunjukan aku harus berjuang sendirian di desa Sendangrejo. Karena Fita yang seharusnya menjadi partnerku, memilih untuk jalan kaki sendiri. Well, what can i do? Aku nurut saja. Dan kini, tiba saatnya bagiku untuk berjuang sendiri, everyone for himself. Adapun kuesioner yang menjadi tanggung jawabku ada 6. Dan setiap kuesioner mempunyai cerita sendiri. Baca entri selengkapnya »